Halo semuanya.
Ini Enta.
Anda tentu sudah tahu bahwa sanksi dalam Undang-Undang Lalu Lintas akan diperketat mulai bulan April tahun ini, bukan?
Aturannya sudah cukup ketat, jadi para peserta program magang keterampilan khususnya harus lebih berhati-hati, kalau tidak, bisa bermasalah.
Hal yang biasa dilakukan di luar negeri justru dikenai denda di Jepang.
Saya pikir sebaiknya hal ini disosialisasikan secara luas, jadi saya coba tulis dalam bentuk artikel.
| Bahasa Jepang | Bahasa Inggris | Bahasa Vietnam | Nepali | Tagalog | Bahasa Indonesia | Denda |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Mengemudi sambil menggunakan ponsel pintar atau ponsel | Menggunakan ponsel cerdas saat bersepeda | Menggunakan ponsel saat bersepeda | Menggunakan ponsel saat mengendarai sepeda | Menggunakan ponsel saat bersepeda | Menggunakan ponsel saat bersepeda | 12.000 yen |
| Masuk ke perlintasan kereta api yang ditutup | Memasuki perlintasan kereta api saat palang penutup sedang diturunkan | Memasuki rel saat palang penutup sedang tertutup | Masuk ke perlintasan kereta api | Masuk ke rel saat palang penutup tertutup | Melewati perlintasan kereta api saat palang penutup tertutup | 7.000 yen |
| Melanggar rambu lalu lintas | Mengabaikan rambu lalu lintas | Melanggar lampu merah | Pelanggaran rambu lalu lintas | Menentang lampu lalu lintas | Melanggar lampu lalu lintas | 6.000 yen |
| Berkendara di sisi kanan jalan (melaju berlawanan arah) | Berkendara di sisi jalan yang salah | Mengemudi melawan arah di jalan | Mengendarai sepeda ke arah yang salah | Pengendara sepeda yang melaju ke arah yang salah | Bersepeda melawan arus | 6.000 yen |
| Menghalangi pejalan kaki yang sedang menyeberang, dll. | Tidak memberikan prioritas kepada pejalan kaki | Tidak memberi jalan kepada pejalan kaki | Jangan menghalangi pejalan kaki | Tidak memberi jalan kepada pejalan kaki | Tidak memberi jalan kepada pejalan kaki | 6.000 yen |
| Tidak berhenti sejenak | Kegagalan untuk berhenti sementara | Tidak berhenti sesuai ketentuan | Tidak ada larangan di tempat-tempat yang seharusnya dilarang | Jangan berhenti di tanda berhenti | Tidak berhenti sementara | 5.000 yen |
| Mengemudi sambil memegang payung・Mengemudi sambil memakai earphone | Bersepeda sambil membawa payung atau memakai earphone | Mengendarai sepeda sambil memegang payung atau memakai headphone | Dengan menggunakan topi atau earbud, menggunakannya sendiri | Pengendara sepeda yang membawa payung atau earphone | Bersepeda sambil memegang payung atau memakai earphone | 5.000 yen |
| Berkendara tanpa lampu pada malam hari | Berkendara di malam hari tanpa lampu | Berkendara sepeda di malam hari tanpa menyalakan lampu | Berkendara sepeda di malam hari itu | Bersepeda di malam hari tanpa lampu | Bersepeda di malam hari tanpa lampu | 5.000 yen |
| Dua penumpang · Berjalan sejajar | Berkendara berdua atau berdampingan | Mengangkut dua orang atau berkendara berdampingan | Dua orang atau bersama-sama mengendarai sepeda bersepeda | Melompat berdua atau berlari bersamaan | Berboncengan atau bersepeda berdampingan | 3.000 yen |
Di antara hal-hal tersebut, yang tampaknya cukup sering dilakukan adalah mengemudi sambil melakukan aktivitas lain dan memakai earphone.

Saya rasa cukup banyak orang Jepang yang seperti ini.
Ponselnya sudah kumasukkan ke saku, ya w
Bagaimana ya nasib ponsel yang terpasang di sepeda itu—...

Dan inilah sanksi yang tampaknya paling sering dijatuhkan!
Kalau earbud di telinga ketahuan, pasti langsung ketangkep, kan!
Mahasiswa memang sangat banyak, ya.
Sepertinya banyak siswa yang bakal kena dampaknya.
Tapi, baik di dalam mobil maupun di atas motor, memang cukup banyak ya—
Hal tersebut tampaknya berbeda-beda di setiap prefektur, sehingga tidak bisa disamaratakan.
Mari kita sampaikan hal ini dengan jelas kepada orang asing juga!
Sampai jumpa lagi.
Industri Konstruksi yang Dokumennya Terus Bertambah | Neraka Dokumen di Lokasi Proyek



