Apakah lebih baik mengganti peserta magang keterampilan secara berkala? Atau apakah masa kerja yang panjang lebih baik?

Halo semuanya.

Ini Enta.

Ada sesuatu yang terlintas di benakku belakangan ini.

Mengenai peserta magang keterampilan, apakah mereka perlu beralih ke status keterampilan khusus?

Peserta Magang Keahlian

Ke depannya, sistem ini akan digantikan oleh sistem magang keterampilan dan sistem keterampilan khusus, bukan?

Bukan karena kami ingin mempekerjakan tenaga kerja murah, tapi anak-anak yang baru saja tiba di Jepang ini sangat patuh.

 

Setelah kebiasaan ini berlangsung selama 4 atau 5 tahun, hal ini justru memberikan pengaruh buruk yang cukup besar kepada anak-anak baru.

Kalau di negara kita, misalnya kecanduan judi sehingga tidak mengirim uang ke negara asal.

Atau mulai ngomong soal pinjaman di muka (tapi di tempat kami, karena ini perusahaan, jadi nggak ada sistem pinjaman di muka, hehe)

 

Hal-hal aneh memang sering terjadi, ya~

Dan begitu pindah ke negara lain, semuanya jadi lebih baik lagi!

 

Bukan berarti orang Vietnam itu buruk, tapi,

Kita jadi semakin malas, dan sikap itu pun menular ke orang lain.

Saya rasa anak seperti itu memang sejak awal memiliki sifat seperti itu, jadi saya rasa dia tidak akan berubah, tetapi,

Bagi perusahaan, ini memang sulit, ya.

 

Kalau dipikir-pikir, sepertinya lebih baik melakukan penyegaran setiap sekitar tiga tahun sekali.

Mungkin perasaan ini dirasakan oleh semua perusahaan yang mempekerjakan peserta program magang keterampilan.

Orang asing

Terutama perbedaan antara orang Jepang dan orang asing adalah

Orang Jepang biasanya membicarakan soal uang dengan mengutamakan teknologi, tetapi,

Orang asing bekerja dengan mengutamakan uang.

 

Padahal tidak ada keahlian apa pun, tapi hanya uang saja yang diminta,

Di Jepang, di mana para pekerja dilindungi secara berlebihan, perusahaan-perusahaan mengalami kesulitan yang sangat besar.

Di luar negeri, pekerja yang kurang terampil akan langsung dipecat begitu saja, tetapi di Jepang situasinya berbeda.

Apakah tetap akan mempekerjakannya, ataukah akan digugat atas pemecatan yang tidak sah?

 

Sepertinya orang asing pandai memanfaatkan hal-hal seperti itu dengan mengambil sisi baiknya saja, hehe.

Yah, orang-orang memang selalu mencari informasi yang menguntungkan mereka sebanyak-banyaknya, sih www

 

Masalah-masalah seperti ini memang sulit, ya.

Bahkan di Jepang pun ada pria paruh baya yang, meski tidak memiliki keahlian atau keterampilan apa-apa, tetap bersikap sombong dan suka berteriak-teriak.

Meski begitu, di perusahaan besar, gaji yang dibayarkan cukup layak dan pemecatan pun sulit dilakukan.

 

Namun demikian, di tengah kondisi yang dikatakan sedang mengalami kekurangan tenaga kerja seperti ini, mempekerjakan hanya orang Jepang saja juga sulit, dan,

Saya sedang berpikir, “Apa yang harus saya lakukan selanjutnya ya~?” (Ini benar-benar membuat saya bingung.)

Untuk saat ini, memang akan masuk dalam kategori Keterampilan Tertentu, tetapi tampaknya masih ada berbagai hal yang perlu dipertimbangkan terkait hal itu.

Meskipun sudah berusaha keras mengajarkan berbagai hal, rasanya cukup menyedihkan ketika menyadari bahwa pada akhirnya mereka akan pulang, ya~

Secara sistem, saya memang mengerti.

Dan, sebenarnya banyak juga anak-anak yang baik, sih w

Ada juga anak yang bilang, “Aku mau jadi orang Jepang!” lalu belajar dengan sangat giat, haha

Bagaimana menurut Anda?

Bagaimana dengan perusahaan kalian?

Apakah semuanya berjalan lancar?

Di sini, kadang-kadang ada sedikit perselisihan antarnegara, dan kadang-kadang juga ada perselisihan di dalam negeri sendiri, hehe

Memang sulit kalau orang-orang berkumpul, ya.

Namun, kita perlu terus beradaptasi dengan berbagai perubahan, bukan?

 

Sampai jumpa lagi.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses