Halo semuanya.
Ini Enta.

Apakah Anda mengetahui mengenai beban pada uji verifikasi desain dengan metode empiris dalam pekerjaan pemasangan tulangan baja?
Meskipun sering terlupakan, dasar dari metode perancangan ini adalah spesifikasi NEXCO.
Kami secara rutin melakukan pekerjaan pemasangan tulangan baja, dan pelopornya adalah NEXCO. Ya, itulah yang dulunya dikenal sebagai Badan Jalan Raya Jepang.

NEXCO adalah lembaga yang paling banyak melakukan dan mengelola pekerjaan pemasangan tulangan baja di Jepang.
Meskipun saat ini setiap cabang beroperasi secara terpisah, dokumen teknisnya telah digabungkan. (Meskipun memang tertulis "Jepang Tengah" atau "Jepang Barat", sih.)
Terdapat sedikit perbedaan antara daerah yang turun salju dan daerah yang tidak.
Di antara dokumen teknis tersebut, terdapat yang disebut dokumen manajemen konstruksi teknik sipil.
Di dalamnya tercantum beban uji verifikasi.
Pada dasarnya, beban desain (Td) telah ditetapkan, sehingga pengujian dilakukan berdasarkan nilai tersebut, namun,
Jika disebutkan bahwa angka tersebut dihitung dengan metode empiris, gunakanlah angka ini.
Jika jarak antar garis pada gambar lapangan berkisar antara 1,0 m hingga 1,5 m, menurut saya wajar jika Anda meragukannya. (Mungkin desainnya dibuat berdasarkan metode empiris.)

Untuk pasir dan kerikil: 10 kN
Untuk batuan lunak: 50 kN
Untuk batuan keras: 70 kN
Demikianlah yang tertulis di atas.
Silakan gunakan tabel ini sebagai acuan untuk menyusun rencana uji verifikasi.
Sampai jumpa lagi.



