Hal-hal yang Perlu Diperhatikan bagi Para Pengajar | Teori Pembinaan dari Ahli Lereng

Halo semuanya.

Ini Enta.

Punggung saya sudah jauh lebih baik!

Ternyata, saat mengalami sakit punggung, istirahat memang yang terbaik.


Kembali ke topik utama

Apakah Anda sedang melatih karyawan muda?

Kami juga merasa sudah cukup sering melakukannya (di lapangan), tapi ternyata cukup sulit.

Tampaknya ada hal-hal yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan semangat saja.

 

Lalu, saat sedang mencari-cari berbagai hal, saya menemukan sebuah grafik yang menarik.

Kurva Pertumbuhan
https://ymaxfree.com/real-rowth-curve-and-effort-line/

Garis biru menunjukkan ekspektasi atasan atau pembimbing.

Rasanya semakin banyak diajarkan, semakin berkembang, bukan? Semakin meningkat.

Sebagai pengajar, tentu saja kita ingin agar usaha yang dilakukan segera membuahkan hasil, kan! w

Namun, sebenarnya saya berpikir, “Kenapa sih, padahal sudah berkali-kali mencoba, tapi tetap tidak bisa!?”

 

Konon, pertumbuhan hanya akan meningkat secara bertahap seperti yang ditunjukkan oleh garis merah.

Lalu, tanpa kusadari, angka itu tiba-tiba melonjak tajam.

Tampaknya pada titik tertentu harganya akan melonjak tajam, dan hal itu disebut sebagai titik balik.

Singkatnya, itulah momen ketika Anda mulai menguasai triknya!

Hal kayak gini pasti pernah dialami semua orang, kan?

Setelah beberapa kali gagal, dan melalui proses coba-coba, tiba-tiba berhasil! Begitulah. Itu yang terjadi pada saat itu.

Titik BalikIstilah ini merujuk pada ambang batas atau waktu tertentu ketika suatu hal, setelah melampaui ambang batas tertentu, menyebar secara tiba-tiba ke seluruh lapisan masyarakat. Istilah ini sering kali digunakan untuk menggambarkan “pemicu atau titik waktu” ketika suatu hal—seperti produk yang semula sulit terjual namun tiba-tiba laris manis—yang sebelumnya hanya mengalami perubahan kecil, mendadak menjadi tren yang meledak dan menyebar luas ke seluruh masyarakat.

Sebenarnya, pertumbuhan seseorang itu terjadi tanpa kita sadari, bukan?

Wah, ternyata bisa juga!

Begitulah, kan?

 

Artinya, kitaPihak yang mengajar perlu menunggu dengan sabarArtinya, hal itu ada.

Jadi, kita tidak boleh mengharapkan hasil atau kemajuan hanya dalam satu atau dua hari, ya.

Sepertinya kami, para pengajar, juga perlu belajar cara mengajar sambil menahan diri berulang kali, hehe.

Mengatakan bahwa ini karena dia seorang ahli, karena dia seorang manajer, atau karena dia mudah marah, itu hanyalah alasan, bukan?

Artinya, siapa pun yang memimpin orang lain haruslah orang yang sabar dan mampu menunggu.

Karena kita berada di posisi pimpinan, mari kita lakukan upaya-upaya seperti itu juga!

 

Sampai jumpa lagi.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses