Halo semuanya.
Ini Enta.
Pertanyaan yang sering saya dengar belakangan ini adalah, “Bagaimana cara Anda melakukan pemeriksaan kantong kosong?”

Dulu ada yang namanya tingkat kerugian.
Yah, sekarang juga masih ada sih, hehe
Dalam proyek konstruksi kami, hal yang paling diutamakan adalah dokumen desain.
Ini adalah dokumen desain yang sering kita lihat.
Angka dan bahan yang tercantum di sini adalah semuanya.
Jika kita melihatnya berdasarkan hal ini, pekerjaan penyemprotan dan injeksi saat ini dihitung berdasarkan harga pasar.
Harga satuan pasar disebut sebagai Paket Pekerjaan (SP).
Ini sebenarnya cerita yang sederhana,Harga satuan yang tetap selama satu tahun, termasuk semua kerugian selama proses konstruksiItulah maksudnya.
Jika jumlahnya berubah, jumlahnya pun akan naik atau turun. Jumlah × harga pasar = nilai kontrak
Bukan berarti karena jumlahnya bertambah, maka kerugian pun bertambah atau berkurang.
Karena ini adalah harga satuan pasar, maka tidak ada konsep seperti tingkat kerugian.
Dulu, angka tingkat kerugiannya ditulis sebesar XX persen.
Tentu saja, hingga saat ini pun, hal tersebut masih dicantumkan tergantung pada jenis pekerjaan.
Dalam konteks kerangka hukum, misalnya, pertama-tama kita memasang balok, bukan?
Harga pasar per lembar untuk pemasangan atap adalah 1.760 yen/m² dengan ketentuan “1.000 m² atau lebih (standar), tanpa batasan, termasuk pembersihan lereng (tanpa penyesuaian)”. (Prefektur Aichi)
Harga ini sudah termasuk bahan seperti jaring kawat dan pasak pengikat.
Jika lereng yang akan dikerjakan berupa tanah galian yang rapi, dan tingkat kerugian jaring kawat sekitar 1,2割, maka tidak ada masalah sama sekali untuk memotret jumlah barang yang diterima sesuai dengan jumlah yang diterima.
Saya rasa, terutama generasi pria paruh baya seperti kami, sangat peka terhadap masalah kerugian ini (haha), tapi dulu tingkat kerugian bahan jaring pancing mencapai 1,40.
Jadi, kita kan sudah memesan stok tambahan sebesar 1,4 kali lipat?
Hal yang sama berlaku untuk kantong kosong. Cukup menyediakan kantong kosong sesuai dengan jumlah yang digunakan dalam pekerjaan.
□Misalkan kita telah memasang rangka pengaman sepanjang 1.000 m dengan ukuran 300.
Artinya, kami membutuhkan 4.428 kantong semen kosong tanpa ada yang rusak.
Bahkan jika tidak ada kerugian, 4.428 karung sudah cukup. (Mungkin tingkat kerugiannya sekitar 10%?)
(Kalau nilainya di bawah ini, biaya bahan baku akan jadi lebih rendah dari harga pasar, jadi bisa jadi aneh, jadi hati-hati ya w)
Berdasarkan pengalaman saya, sejak diberlakukannya harga pasar, hampir tidak ada lagi petugas inspeksi atau pejabat pemerintah yang mengungkit-ungkit soal kerugian.
Yang ada di sana adalah pengawas kontraktor utama yang masih terbebani oleh tingkat kerugian di masa lalu, hehe.
Karena harga sudah ditetapkan berdasarkan harga pasar, saya rasa kita bisa menganggap bahwa konsep tingkat kerugian sudah tidak berlaku lagi.
Artinya, selama penggunaannya sesuai dengan spesifikasi desain, tidak akan ada masalah.
Namun, hal ini berbeda jika dalam dokumen desain digunakan metode perhitungan bertahap.
Karena terkadang tingkat kerugian di masa lalu masih diterapkan, harap berhati-hati terutama jika menggunakan metode konstruksi khusus.
Sampai jumpa lagi.



