Halo semuanya.
Ini Enta.
Apakah Anda merokok?

Beberapa hari yang lalu, saat sedang berjalan-jalan di kota, sekelompok pekerja konstruksi paruh baya (berusia 50-an ke atas) berjalan tepat di depan saya.
Lalu, seorang pria paruh baya, sambil sesekali melirik ke sekeliling, membuang sampah sembarangan.
Pertama-tama, saya berpikir, “Kalau memang peduli dengan orang di sekitar, kenapa malah membuang sampah sembarangan!?” tapi,
Setelah itu, pria-pria lain pun tanpa ragu membuang sampah sembarangan.
Karena di depan sana ada lokasi pembangunan gedung, saya kira dia adalah salah satu pekerja di sana.
Begitu keluar dari lokasi, mereka langsung membuang sampah sembarangan.
Saya yang sedang menonton ini dan orang-orang di sekitar saya pasti merasa tidak nyaman, bukan?
Bahkan, itu sangat mencolok!
Terutama kami,Badannya kekar, dan karena memakai seragam kerja, pakaiannya jadi kotor!
Jika membuang puntung rokok sembarangan di sana, itu akan sangat mencolok, lho.
Sebaliknya, mari kita bandingkan dengan perusahaan IT.
Bahkan jika hanya dilihat dari sisi pekerjaannya saja, kesan yang ditimbulkannya sudah sangat elegan, dan karena bekerja di dalam ruangan, tidak ada kesan merokok, kan?
Namun, pada kenyataannya, ada cukup banyak perusahaan yang karyawannya merokok sambil mengerjakan pemrograman (perusahaan kenalan saya, hehe).
Tapi, karena hal itu sulit terlihat, citranya tetap seperti itu!

Bagi kami yang bekerja di luar ruangan, durasi waktu merokok kami sudah ditentukan dengan pasti.
Hanya saat istirahat saja!
Selain itu, tidak ada waktu khusus untuk merokok. (Pada dasarnya, semua perusahaan memiliki aturan yang sama.)
Terutama di industri konstruksi beberapa tahun terakhir ini, hampir semua lokasi proyek melarang merokok saat bekerja, bukan?
Dulu di tempat kami juga pernah ada pekerja yang merokok sambil bekerja dan tidak mengerti aturannya. (Mungkin dia tidak akan mengerti meski sudah diberitahu?)
Sekarang sama sekali tidak ada, jadi saya sangat bersyukur. (Bagi yang merokok, harus melakukannya pada waktu yang telah ditentukan)

Justru karena kami bekerja di lapangan, kami merasa harus meningkatkan citra kami lebih jauh lagi daripada saat ini.
Ini adalah jenis pekerjaan yang selalu disebut sebagai "3K" dan bahkan dianggap sebagai pekerjaan kelas bawah, lho w
Padahal, kondisi di lapangan sebenarnya cukup bersih dan gajinya juga terus naik, jadi bukannya orang-orang kelas bawah, justru banyak yang bergaji tinggi!
Hal ini sangat penting karena jika citra diri tidak dijaga dengan baik, hal itu akan berdampak pada pencarian kerja di masa mendatang.
Kalian pasti ingin semakin banyak junior yang bergabung di perusahaan kalian, kan!?
Kami, para pelaku usaha konstruksi, tidak membuang sampah sembarangan!
Karena citranya memang sudah buruk, jadi hanya dengan tidak membuang sampah sembarangan saja, citra tersebut pasti akan membaik!
Para pekerja konstruksi yang bekerja di daerah perkotaan juga sebaiknya berhati-hati saat makan di luar, bukan?
Kami yang bekerja di bidang pegunungan juga ingin meningkatkan citra dengan mematuhi aturan dan tata krama secara ketat!
Sampai jumpa lagi.
Meningkatkan Citra Profesi Teknik Sipil | Perubahan yang Terasa di Jalan Tol Izu Jukan



