Meningkatkan Citra Profesi Teknik Sipil | Perubahan yang Terasa di Jalan Tol Izu Jukan

Halo semuanya.

Ini Enta.

Beberapa hari yang lalu saya pergi ke Izu.

Dari Jalan Tol Shin-Tomei ke Shuzenji melalui Jalan Tol Izu Jukan!

Sudah lama tidak ke sana, tapi ternyata bisa ditaklukkan dalam sekali jalan!!!

Dulu, kemacetan di jalan Tomei dari Numazu memang sangat merepotkan, ya.

Sungguh mengharukan bahwa sekarang tampaknya kita bisa langsung sampai ke daerah Shuzenji.

Saya teringat bahwa saya pernah mengerjakan beberapa proyek sebagai kontraktor utama di sekitar Shuzenji ini.

Pekerjaan ini masih berlangsung hingga saat ini.

Sepertinya jalan ini berlanjut hingga Shimoda.

Padahal teknik sipil itu begitu luar biasa dan hebat, tapi status sosialnya rendah....

Kenapa ya??

Yah, mungkin saja hal itu masih dipengaruhi oleh konsep 3K di masa lalu.

Dulu, profesi yang umumnya ditekuni oleh anak-anak yang tidak bersekolah dan terlihat sangat bodoh adalah pekerja kasar.

Orang-orang yang dulu disebut sebagai anak-anak bodoh itu sekarangTenaga kerja serba bisa dan tenaga kerja ahli yang sangat berhargaBegitulah.

Saya memang tidak pernah belajar di sekolah, tapi saya bekerja. Hasilnya, saya jadi ahli teknik sipil!

Aku juga tipe seperti itu, haha. Meskipun bodoh, aku tetap nggak pernah berhenti bersenang-senang.

Selain itu, dari segi latar belakang sejarah, ini adalah masa kejayaan bidang teknik sipil dan arsitektur!

Saat itu pekerjaan berlimpah, jadi gaji pun tinggi—itu adalah masa yang indah, tetapi,

Masa-masa itu berakhir ketika pekerjaan semakin berkurang dan gaji kami pun semakin berkurang—itulah masa muda kami.

Zaman itu pun kini telah berubah, dan mekanisasi yang ekstrem semakin berkembang.

Ini adalah era di mana mesin bergerak secara otomatis untuk memindahkan tanah, bukan lagi dengan menyentuh tanah secara langsung menggunakan tangan.

Istilah “sulit, kotor, berbahaya” sudah tidak relevan lagi.

Meskipun tidak bisa dikatakan tidak ada sama sekali, tapi kondisinya jauh lebih baik daripada dulu!

Selain itu, keterlibatan perempuan juga semakin meningkat. Kementerian Perhubungan juga turut mendorong hal ini.

Jika citra negatif itu bisa sedikit dihilangkan, proses perekrutan mungkin akan sedikit lebih mudah, bukan?

Teknologi teknik sipil yang begitu luar biasa—mari kita tingkatkan citra profesi teknik sipil!

Untuk memperluas bisnis, kami terus-menerus membuka lowongan kerja!

Kami sedang gencar-gencarnya merekrut manajer konstruksi, pekerja terampil, dan calon manajer konstruksi!!

 

Sampai jumpa lagi

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses