Halo semuanya
Ini Enta.
Peserta magang keterampilan sedang melakukan penyemprotan! w

Sudah dua minggu sejak saya bergabung.
Mulai dari pemasangan tulangan hingga penyemprotan beton.
Mungkin, di tempat perawatan ini mereka nggak bakal membiarkan kita melakukannya sampai sejauh ini dengan kecepatan seperti ini, ya? w
Namun, coba pikirkanlah tujuan mereka.
Tujuan mereka adalah datang untuk mencari uang sebelum menguasai keterampilan tersebut.
Saya bekerja untuk mendapatkan uang dan mengirimkannya kepada orang tua saya di negara asal.
Pada tahun pertama, karena kami telah meminjam uang, dana tersebut kemungkinan besar akan dialokasikan untuk pembayaran utang.
Namun, mulai tahun kedua, saya akan mencari nafkah demi orang tua dan demi diri saya sendiri.
Itulah sebabnya, di tahun pertama saya berusaha ekstra keras agar hasilnya bisa terasa di tahun kedua.
Untuk mendapatkan uang, Anda harus cepat menguasai pekerjaan tersebut.
Begitu sudah menguasai pekerjaannya, gajinya akan naik dengan cepat.
(Saya selalu bilang kepada mereka, “Berusahalah sebaik mungkin di tahun pertama. Kalau di tahun kedua kalian sudah bisa bekerja dengan baik, gaji kalian akan terus naik!”)
Jika mereka mampu bekerja sama baiknya dengan orang Jepang, kami berencana memberikan gaji yang sama dengan orang Jepang.
Saya rasa saya justru ingin berusaha lebih keras lagi. (Tentu saja, saya memastikan mereka benar-benar beristirahat saat libur!)
Itulah sebabnya kami terus-menerus menugaskan mereka untuk mengerjakan pekerjaan yang menantang. (Setelah membahas masalah keselamatan dengan saksama)
Ternyata bisa dilakukan dengan cukup lancar, sih www
Saya juga melihatnya beberapa hari yang lalu, dan meskipun baru hari ketiga, dia sudah bisa bermain sambil menyelesaikan bagian teknik dasar dengan rapi!

Lalu, sambil membersihkan bagian dalam bingkai, aku juga memotong bagian sisinya pakai alat pemotong rambut, lho~ www
Aku sampai tertawa!
Kami telah memperoleh konfirmasi dari peserta program magang keterampilan.
Ternyata benar seperti yang kuduga, tombol motivasi itu harus kita tekan sendiri!
Kepada semua pembaca blog ini. Orang Jepang selama ini telah menjadi merek dunia.
Namun, seiring berkurangnya jumlah orang Jepang seperti ini, orang asing yang dibesarkan oleh orang-orang Jepang tersebut kini mulai menjadi generasi penerus merek tersebut.
Bukankah yang kurang dari kita, orang Jepang, adalah semangat dan jiwa kebangsaan yang dulu kita miliki?
Mungkin tingkat kesadaran masyarakat Jepang memang telah meningkat, tetapi dari segi spiritual, kondisinya justru semakin menurun, bukan?
Kita, para ahli lereng, ingin menciptakan era di mana para ahli teknik sipil bisa lebih bersemangat, bukan?

Ayo kita semarakkan! Semakin banyak lagi proyek-proyek teknik sipil!
Silakan tekan sendiri tombol untuk memeriahkan suasana, ya!! w Jangan sampai rusak, ya?
Sampai jumpa lagi.




Terima kasih atas kerja kerasnya.
Benar sekali seperti yang dikatakan!
Seorang kenalan saya (ahli lereng) juga, orang Indonesia
Dia sudah mengeluh bahwa dia kalah. Kita tidak boleh kalah ^_^
Terima kasih atas kerja kerasnya.
Anda memang orang yang luar biasa karena berani mengakui kekalahan.
Sulit sekali untuk mengatakannya. Mungkin orang itu jauh lebih hebat lagi, ya!
Namun, kami tidak boleh kalah!
Namun, saya ingin membina para pengrajin seperti itu.