Halo semuanya.
Ini Enta.
Belakangan ini sering ada yang bilang, sepertinya cukup banyak orang yang mengira tempat kami adalah toko jangkar, hehe.

Saya sangat mengerti.
Saya juga sering menggunakan tautan teks dalam postingan blog saya, ya.
Tapi, ternyata lereng juga bisa dibuat, lho w

Yang kayak gini nih, haha

Seperti ini misalnya

Seperti ini misalnya

Seperti ini misalnya
Memang bisa dilakukan, tapi belakangan ini proyek konstruksi jangkar khususnya semakin banyak.
Kami juga dapat menangani pengelolaan secara keseluruhan.
Tapi, saya kebanyakan mendapat pekerjaan sebagai tukang jangkar, hehe.
Dan seperti yang saya tulis beberapa hari yang lalu, saya juga mendapat pekerjaan dari sektor swasta, lho~

Sungguh, kami sangat terbantu oleh kontraktor utama, pemilik proyek swasta, dan para karyawan kami.
Namun, sebagai perusahaan, kami memang sangat terbantu oleh para karyawan.
Itulah sebabnya, di sana maupun di sini, pekerjaan terus berdatangan, bukan?
Mungkin, seperti halnya apa yang saya sampaikan, para karyawan di perusahaan kami juga menginginkan pekerjaan sebagai tukang jangkar, jadi mungkin itulah sebabnya pekerjaan semacam itu datang kepada kami.
Saya berpendapat bahwa karyawan adalah segalanya.
Saya ingin menghargai orang-orang yang bersedia bekerja dan membantu saya.
Saya ingin menghargai kontraktor utama yang menghargai karyawannya.
Sebaliknya, kalau ada orang yang mengomentari karyawan kami begini-begitu, saya cuma bisa bilang, “Hah?” w
Tapi, saya rasa saya memang sadar ada orang yang cocok dan tidak cocok, sih w
Perusahaan itu adalah orang-orangnya.
Tidak mungkin ada yang namanya "perusahaan di atas segalanya".
Itulah sebabnya saya berpendapat bahwa karyawan boleh menyuarakan pendapat mereka.
Menurut saya, yang terpenting adalah apakah kita bisa bersikap dewasa dengan mencari titik temu antara pendapat tersebut dan perusahaan.
Perusahaan > Karyawan
Bukan.
Perusahaan = Karyawan
Apa-apaan ini!
Jika perusahaan itu membuat Anda tidak bisa mengungkapkan apa yang ingin Anda sampaikan, lebih baik Anda mengundurkan diri saja.
Yang ada hanyalah stres.
Apakah presiden perusahaan Anda itu suka bersikap sombong?
Perusahaan itu bakal bangkrut, kan?? (Hanya masalah waktu)
Perusahaan = Presiden = Karyawan
Betapapun besarnya sebuah perusahaan, jika melupakan semangat ini, perusahaan tersebut akan bangkrut.
Sebab, jika seorang presiden perusahaan hanya mementingkan dirinya sendiri, maka yang penting hanyalah keberadaannya sendiri.

Meskipun demikian, yang dimiliki perusahaan itu adalah ketua dewan direksi perusahaan Anda? Kepala departemen? Kepala seksi? Pasti orang baik, ya? w
Pasti ada orang yang ingin kamu ikuti, kan?
Saya selalu berpikir demikian.
"Saya bisa menjalankan pekerjaan ini berkat kerja keras para karyawan," katanya.
Oleh karena itu, saya ingin memenuhi harapan para karyawan sebisa mungkin dan mempertimbangkan permintaan mereka.
Politik teror itu bukan gaya aku sih, w
Bagaimana dengan perusahaan kalian?
Apakah ini perusahaan tempat Anda bisa mengungkapkan apa yang ingin Anda sampaikan?
Kami ingin tetap menjadi perusahaan yang memungkinkan karyawan untuk mengutarakan apa yang ingin mereka sampaikan sebisa mungkin. (Poison)
Sampai jumpa lagi.




Saya selalu menikmati membaca tulisan Anda. Karena Anda secara halus menyisipkan nama Sorimachi, saya jadi ingin mengomentari hal itu. Maaf ya.
Terima kasih seperti biasa.
Mungkin teman-teman yang lain juga berpikir begitu, hehe
Terima kasih atas komentar jenaka yang berani itu www
Mohon dukungan Anda terus-menerus