Tips untuk Mengistirahatkan Otak | Strategi Mengatasi Pekerjaan Intelektual di Sektor Konstruksi

Halo semuanya.

Ini Enta.

Apakah Anda tidak merasa lelah melakukan pekerjaan yang sama setiap hari?

Pekerjaan rutin

Saya sedang meneliti berbagai hal sebagai bagian dari pekerjaan rutin.

“Pekerjaan rutin adalah pekerjaan yang dilakukan secara berulang-ulang sesuai prosedur yang telah ditetapkan, atau pekerjaan sehari-hari. Hal ini mencakup pekerjaan yang dilakukan berulang-ulang untuk setiap unit atau setiap barang di pabrik produksi sesuai prosedur kerja yang telah ditetapkan, maupun pekerjaan yang dilakukan setiap hari sesuai prosedur yang telah ditetapkan, seperti persiapan sebelum mulai bekerja atau penataan dan pembersihan setelah selesai bekerja.”

 

Sebagai kontraktor lereng, meskipun hal ini dapat bervariasi tergantung pada kondisi lapangan, kami melakukan pemasangan anyaman pada lereng galian agar permukaannya rapi dan rata.

Pemasangan rangka, dan penyemprotan rangka, bukan?

Dulu, saat saya sering pergi ke Bendungan Tokuyama di Gifu, luasnya mencapai 30.000 meter persegi.

Saya melakukannya selama 3 tahun, tapi jujur saja, saya benar-benar bosan, hehe.

Setiap hari saya mengikuti sesi latihan, layaknya sedang menjalani latihan spiritual.

Saya ingat betapa senangnya saya ketika, di tengah proses, kondisi lereng mulai tidak stabil, dan kami harus merancang pekerjaan pemasangan jangkar serta penyisipan tulangan baja dari awal.

Soalnya aku benci banget sama aturan hukum!!

 

Konon, otak manusia akan sangat lelah jika melakukan Routine Work (pekerjaan rutin) (tindakan yang sama setiap kali).

Jika otak lelah, tentu saja tubuh pun akan lelah, sehingga kita menjadi semakin lelah. Konon, otak menggunakan 20 persen energi tubuh!!

Saat melakukan pekerjaan rutin, tubuh seolah-olah mengingatnya dengan sendirinya sehingga otak tampak seperti sedang berhenti bekerja, namun ternyata otak justru sedang memikirkan hal lain.

Agar hal itu tidak terjadi, perlu terus memberikan rangsangan, dan,

Cara tersebut adalahMelakukan pekerjaan yang bisa dilakukan tanpa perlu memikirkannya dengan penuh kesadaranSepertinya memang begitu.

 

Misalnya, dalam hal pengeboran lubang jangkar, kita bisa mulai dengan menyadari gerakan tuas yang biasanya dilakukan tanpa sadar saat pengeboran, atau,

Cobalah untuk lebih memperhatikan saat mengoperasikan sistem pembuangan mesin penyemprot; tampaknya hal sederhana seperti itu saja sudah cukup untuk memberi istirahat pada otak.

Jika tidak disadari, otak tidak bisa beristirahatItu agak paradoks dan lucu sih, hehe

Hal-hal seperti ini disebut “Meditasi Gerakan"Konon, ungkapan itu digunakan, dan bahkan Google pun telah mengadopsinya."

Jika kita berlatih menggunakan otak saat membutuhkannya, kelelahan fisik pun akan berkurang, dan mungkin kita bisa melakukan pekerjaan yang lebih kreatif!?

Ayo, mari kita istirahatkan otak kita agar otak tetap aktif!!

 

Sampai jumpa lagi.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses