Halo semuanya.
Ini Enta.
Kalian pasti tahu ungkapan “menjadi tengu”, kan? w
Apakah Anda sedang merasa sombong?
Pernahkah Anda merasa sombong?

Saya sebenarnya orang yang cukup tenang, jadi hal itu jarang terjadi. Kalaupun terjadi, orang-orang di sekitar saya akan menertawakan saya, jadi saya langsung kembali normal w
Sebaliknya, ada juga orang yang mudah menjadi sombong, bukan?
Apa maksudnya menjadi sombong?
Awalnya saya punya kesan yang sangat negatif, tapi ternyata tidak seburuk itu, ya?
Menjadi ahli dalam sesuatu itu sangat positif!
Begitu rasa percaya diri tumbuh dan kamu jadi mahir, kamu akan merasa seolah-olah bisa melakukan apa saja.
Itu hal yang sangat bagus, bukan?
Secara pribadi, saya suka hal-hal seperti itu.
Sosok para pemuda yang bersemangat, yang terus belajar dan berkembang.
Sebaliknya, kalau yang begini dilakukan oleh pria paruh baya berusia sekitar 40-an, rasanya agak memalukan, ya? w
Pasti kamu berpikir, “Sudah terlambat untuk sok-sokan, ya?” hahaha
Kalau begitu, daripada menyebutnya Tengu, lebih tepat disebut orang yang tidak tahu batas, tidak paham dunia luar, atau manja
Ya, memang begitu yang dikatakan orang.
Yah, bukan berarti saya menyangkalnya, tapi saya jadi berpikir, “Selama ini kamu ngapain aja, sih?”
Orang seperti itu justru terlihat lebih keren jika bisa menghadapi kegagalan dan kesuksesan dengan tenang!

Menurut saya, selagi masih muda, sebaiknya terus-menerus mencoba hal baru dan tidak apa-apa jika gagal.
Kegagalan di masa muda bisa diatasi jika para senior bersedia membantu.
Kalau sudah setengah baya... memang berat ya. Semua konsekuensinya jadi tanggung jawab sendiri. Bahkan kalau sampai patah semangat sekalipun, hehe.
Dalam kasus saya pun, saya mencoba berbagai hal baru dengan prinsip semuanya atas tanggung jawab sendiri, hehe
Soalnya, begitu lebih tenang. Kalau mau melibatkan orang-orang di sekitar, itu nanti saja.
Setelah memastikan situasinya memungkinkan untuk dilibatkan, ya. Kalau tidak, kita bakal jadi orang dewasa yang merepotkan orang lain, hehe.
Tidak apa-apa jika kita terlalu percaya diri dan akhirnya gagal, jadi mari teruslah percaya diri dan dukung satu sama lain!

Namun, ada satu hal yang sama sekali tidak boleh dilakukan.
ItumenipuHal!
Anda sama sekali tidak boleh berbohong atau menyalahkan orang lain.
Orang seperti itu pasti tidak akan bisa berkembang. Saat keadaan baik, dia menyalahkan diri sendiri; saat keadaan buruk, dia menyalahkan orang lain. Benar-benar tidak bisa diterima.

"Ah, tidak apa-apa, kan tidak ada yang melihat," atau "Aku tidak memberitahu siapa pun, jadi tidak ada yang tahu..."
Orang yang bersangkutan sendiri sedang melihatnya. Dia sendiri tahu segalanya. Bisakah kamu menutupi hal itu? Atau berbohong??
Saya rasa pertumbuhan hanya bisa tercapai jika kita melaporkan dan mengungkap semuanya tanpa menyembunyikan apa pun.
Benih yang akan tumbuh maupun yang gagal, semuanya memiliki bentuk yang sama sebelum ditanam, ya~ w. Baru setelah berkecambah kita tahu perbedaannya.
Jika dilihat dari posisi saya, meskipun saya sendiri gagal, tidak ada yang akan berkomentar apa pun.
Oleh karena itu, saya selalu mempublikasikannya di blog. Dengan melakukan hal itu, saya menerima kritik maupun dorongan semangat dari para senior.
Saya yakin hal itu berkontribusi pada pertumbuhan saya.
Sampai jumpa lagi.




Ide yang terbalik, ya... Tapi gambar ini sih... w
Terima kasih atas kerja kerasnya.
Benar juga. Ayo kita dukung mereka agar terus berkembang! w
Saat sedang mencari Tengu, aku menemukan yang seperti ini, dan menurutku lucu banget www
Akhir ceritanya pas banget, bagus! w