Halo semuanya.
Ini Enta.
Hari ini hari Minggu, bagaimana kabarmu? Haha
Saya bekerja sambil sesekali bermain dengan anak-anak atau bermain game.
Kamu sedang diam-diam mengerjakan pekerjaan yang biasanya sulit dilakukan di hari kerja, ya.
Sebaliknya, tidak ada yang namanya “tidak melakukan apa-apa!”
Saya merasa lebih tenang kalau sedang mengerjakan sesuatu.
Itu benar-benar yang namanya workaholic, ya. Haha

Mungkin saja, tapi bukankah kebanyakan presiden perusahaan subkontraktor seperti saya juga begitu?
Bekerja memang membuat saya merasa tenang, ya.
Berbagai hal, baik yang baik maupun yang buruk, bahkan yang aneh, akan terjadi.
Jadi, saat sedang diliputi rasa cemas, bekerja justru membuat saya merasa tenang.
Daripada terus-menerus bertanya-tanya, “Apakah ini baik-baik saja? Apakah itu baik-baik saja?”, lebih baik fokus pada pekerjaan agar pikiran jadi teralihkan.
Ada juga hal-hal yang sulit diungkapkan, lho~
Kalau dipikir-pikir, sekarang saya memang bekerja lebih banyak daripada saat masih menjadi pegawai kantoran.
Sampai usia sekitar 27 tahun, aku bekerja begitu keras sampai disebut “budak kantor” lol
Setelah itu, selama beberapa waktu setelah saya mandiri, saya memang bekerja di lapangan, tetapi lama-kelamaan saya menjauh dari lapangan dan hampir sepenuhnya beralih ke pekerjaan kantor.
Sambil mengerjakan tugas kantor, saya juga pergi memeriksa lokasi proyek, atau membantu di lokasi proyek yang kekurangan tenaga kerja.
Meskipun pekerjaan di lapangan sudah selesai, permintaan penawaran harga dan desain tetap masuk, jadi saya akan mengerjakannya di malam hari.
Apakah memang karena saya menyukai pekerjaan ini, atau karena rasa tanggung jawab yang membuat saya merasa harus melakukannya?
Meskipun begitu, aku juga cukup sering bersantai, jadi sebenarnya nggak terlalu berat sih w (Mungkin itu masalahnya?)
Saya rasa blog ini juga menjadi salah satu cara untuk melepas penat.
Saya menulis apa saja yang ada di pikiran saya. Baik hal baik maupun buruk.
Terkadang menulis bisa membuat kita merasa tenang, dan juga membantu kita memilah-milah masalah.
Hal yang sama juga berlaku untuk catatan saat mengalami kegagalan.

Blog yang pada awalnya saya pikir, “Aku akan membongkar seluruh industri lereng!” itu
Tanpa kusadari, topik pembicaraan pun beralih ke metode pengerjaan dan hal-hal teknis, dan aku pun mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan
Hal ini mulai berubah dalam berbagai bentuk, seperti menulis contoh keberhasilan dan kegagalan dalam pelaksanaan proyek.
Blog yang awalnya saya mulai sebagai hobi kini telah menjadi bagian dari pekerjaan saya, dan tanpa disadari, saya menulis setiap hari.
Pekerjaan memang makin banyak saja, ya. Haha
Suka bekerja = berarti pekerjaan konstruksi lereng, ya...
Ternyata Anda memang suka pekerjaan penguatan lereng, ya!

Sampai jumpa lagi.



