Pengaruh Tawa dan Air Mata | Suasana di Lokasi Kerja Bergantung pada Anda

Halo semuanya.

Ini Enta.

Baru-baru ini, saya tiba-tiba sadar, “Wah, sepertinya sudah lama sekali saya tidak tertawa terbahak-bahak, ya.”

Benar juga, begitu kita dewasa, kesempatan untuk tertawa atau menangis jadi berkurang drastis, bukan??

Manfaat Tertawa

Konon, tertawa terbahak-bahak dapat meningkatkan daya tahan tubuh, dan akibatnya penyakit pun bisa sembuh.

Cuma lihat gambar ini aja udah bikin senyum-senyum sendiri, ya w

Efek menangis

Sebaliknya, katanya menangis dapat melepaskan stres dan memiliki efek relaksasi.

Lihat gambar ini saja, aku jadi tersenyum-senyum sendiri, hehe

Jadi, keduanya memang dapat mengatasi masalah kesehatan, ya.

Ayo menangis dan tertawa sepuasnya! w


Kembali ke topik utama

Itu menular.

Di mana pun kita pergi ke lokasi kerja, pasti ada orang yang cemberut, kan? w

Misalnya, kepala kantor kontraktor umum ○○, kepala bagian ○○ di kantor pemerintahan ○○, atau tukang ○○.

Saat melihat hal itu, bukankah Anda juga merasa kesal atau gelisah?

Sering kali, ketika seseorang mengatakannya dengan nada menantang, kita jadi berpikir, “Hah?” kan?

Apakah Anda tahu mengapa begitu?

Sebenarnya, rasa kesal dan mual itu bisa menular, lho!

Itu menular, lho!

Sebaliknya, bagaimana kalau tertawa?

Bagaimana pendapat Anda jika rekan kerja Anda sedang bekerja sambil tersenyum-senyum?

Tanpa sadar, kita jadi tersenyum-senyum, ya? w

Senyum ceria itu pun menular!!

Menciptakan suasana yang baik di tempat kerja

Ini sebenarnya hal yang sangat mudah.

Konon, suasana bisa dengan mudah diciptakan hanya dengan bersikap ramah dan tersenyum.

Hal ini karena beberapa hari yang lalu saya mengikuti kuliah tentang konseling psikologis yang disampaikan oleh Bapak “Hiromichi Fujino”, dan saya ingin membagikan hal ini kepada kalian semua.

Jadi, hal yang saya pelajari adalahUntuk menjadikan senyuman sebagai kebiasaan, diperlukan usahaDemikianlah katanya.

Memang, sebagai manusia, ada pasang surut emosi.

Kita harus menanggapi hal itu dengan senyuman tanpa memperlihatkan emosi. Butuh usaha yang lumayan, ya w

Tertawa sambil menahan rasa kesal, sulit ya www

Meskipun begitu,Kemarahan seseorang hanya berlangsung sekitar 6 detikJadi, kalau kamu merasa kesal sampai ingin berteriak “Aaaah~~~”, hitunglah sampai 6 detik!

Cobalah untuk berusaha kembali tenang dengan menambahkan 6 detik.

Teknik Tersenyum

1. Tersenyum.

Cukup angkat sudut bibir saja.

Hanya dengan ini saja, lawan bicara akan terlihat tersenyum.

Selain itu, sistem saraf parasimpatis Anda akan mendeteksi bahwa Anda sedang tertawa, dan hal ini konon dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

2. Menyapa dengan suasana yang ceria.

Daripada menyapa dengan suara pelan dan pelan, menyapa dengan membuka mulut lebar-lebar akan memberikan kesan yang baik kepada lawan bicara.

Suara yang terlalu keras dapat terdengar mengintimidasi, jadi perlu diperhatikan.

3. Waktu yang tepat untuk menyapa dengan senyuman

OAO adalah dasarnya!

O = Selamat pagi.

A = Terima kasih.

O = Terima kasih atas kerja kerasnya.

Pada saat ini, mari kita sapa dengan senyuman sambil membuka mulut lebar-lebar.

 

Para mandor yang merasa suasana di tempat kerja kurang baik!

Mungkin Anda lah penyebabnya!!

 

Sampai jumpa lagi.

 

Situs Web Hiromichi Fujino

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses