Halo semuanya.
Ini Enta.

Beberapa hari yang lalu, saya pergi ke sebuah perusahaan untuk melakukan pertemuan mengenai serat aramid.
Ya, ini adalah rapat untuk membahas pembuatan suatu barang.
Kalau Anda mencari informasi tentang serat aramid, saya rasa akan muncul berbagai macam hasil.
Singkatnya, bahan ini terkenal karena memiliki kekuatan tarik sekitar 4 kali lipat dari tulangan baja dan sangat ringan, bukan?
Tongkat yang ada di foto itu tampaknya terbuat dari serat aramid yang dianyam menjadi bentuk tongkat, lalu dilapisi dengan epoksi.

Secara penampilan memang terlihat seperti batang berwarna kuning, tapi yang pasti sangat ringan.
Dari segi kekerasan, suaranya mirip permen Kintaro dan mengeluarkan bunyi yang tinggi (kling-kling).
Batang yang saya terima sebagai sampel berukuran sekitar φ9 × 200 mm seperti pin jangkar, tetapi beratnya kurang dari setengahnya!
Ini adalah produk yang luar biasa.
Namun, ada juga sisi yang mengecewakan karena biayanya 10 hingga 20 kali lipat www

Foto di atas menunjukkan A-FRP yang menggunakan serat aramid. (Spesimen uji)
Bahan ini juga memiliki kekuatan yang lebih tinggi daripada G-FRP biasa! (G adalah serat kaca)
Lalu, saat rapat berlangsung, saya menceritakan tentang serat aramid yang tiba-tiba terlintas di benak saya kepada ahli aramid tersebut.
Ada kan produk serat aramid yang harganya mahal dan sering kita gunakan?
Benar sekali!
Ini dia!!

NAF-6
Dulu, bahan ini pernah dimasukkan ke dalam nat sebagai pengaman agar tidak terjadi penyimpangan pada celah.
Jadi, itulah mengapa saya membahas serat aramid ini.
Akibatnya, para ahli serat aramid pun serempak berkata, “Eh? Aramid?? Apa ini sih??”.
Meskipun tidak bisa memastikan tanpa melihat barang aslinya, “Itu adalah ini, jadi begitulah jadinya!”
Nah, ceritanya jadi hal yang nggak bisa aku tulis di sini, hehe.
Yah, sejujurnya saya memang sudah menduganya, tapi jumlah yang kami belanjakan itu sebenarnya sangat tidak wajar...
Begitulah. (Selebihnya, silakan imajinasikan sendiri.)
Lagipula—meski ini cuma tambahan—saya tidak mau dituduh menghalangi kegiatan bisnis, jadi saya hentikan sampai di sini saja, hehe.

Nah, kalau ditanya mau dipakai buat apa serat aramid itu, saya juga nggak bisa nulisnya, hehe.
Saya akhirnya mulai bergerak untuk membuat sesuatu yang sudah lama ingin saya buat.
Dunia serat memang sangat menarik, ya.
Hanya dengan sedikit mengenal dunia yang belum kita ketahui, berbagai hal dapat berubah dan terwujud di dalam pikiran kita.
Ada pepatah yang mengatakan “seratus kali mendengar tidak sebanding dengan sekali melihat”, tetapi ini bukan sekadar soal sekali melihat saja.
Saya berharap dapat meningkatkan kemudahan dan efisiensi dalam pengerjaan pada lereng, jadi pengembangan seperti ini sungguh menyenangkan.
Sampai jumpa lagi.




Apa-apaan ini, ya? w
Maaf ya, akhirnya nggak bisa nulis apa-apa juga w
Saya berharap suatu saat nanti bisa membuat sesuatu, hehe