Menerapkan Sistem Peserta Pelatihan Keterampilan Asing (Bagian 5) | Edisi Kunjungan Rumah

Halo semuanya.

Ini Enta.

Beberapa hari yang lalu saya baru saja kembali dengan selamat dari Vietnam, tapi saya merasa sangat lelah.

Berangkat menuju Jepang sekitar pukul 00.00 dan akan tiba sekitar pukul 06.00 pagi.

Fajar

Fajar memang sangat indah, tapi saya masih setengah tertidur.

Memang sedang duduk sambil tidur, tapi rasanya seperti tidur tapi juga tidak tidur, hehe.

Dan begitulah, pekerjaan pun dimulai... Sangat berat


Kembali ke topik utama

Setelah wawancara

Saya rasa, dalam program magang keterampilan bagi warga negara asing, kita tidak akan sering bertemu dengan mereka yang lulus seleksi setelah wawancara.

Soalnya, petugas dari pihak perusahaan itu kadang pulang ke negara asalnya atau pergi liburan? w

Saya rasa kita baru akan bertemu lagi setelah saya tiba di Jepang.

Kali ini, saya berkesempatan untuk menemui para lulusan dan keluarga mereka.

Yah, rasanya seperti kunjungan ke rumah gitu.

Keluarga

Saya rasa hal ini tidak ada di sebagian besar serikat pekerja, tetapi,

Jika perusahaan Anda juga merekrut warga negara asing melalui program magang, silakan kunjungi keluarga mereka!

Sangat direkomendasikan.

Menurut saya, ini jauh lebih bermakna daripada sekadar pergi berwisata.

 

Saya bertanya-tanya kepada berbagai keluarga, dan ternyata semua keluarga memiliki harapan yang sangat besar terhadap putra (putri) mereka!

Selain itu, kami juga akan menyampaikan permintaan kepada keluarga. (Kami berharap mereka dapat memberikan dukungan agar kami bisa berjuang dengan sepenuh hati.)

Kunjungan rumah kali ini hanya dihadiri oleh 2 dari 4 orang. Alasannya, 2 orang lainnya tinggal di tempat yang sangat jauh—sampai-sampai harus naik pesawat—jadi terpaksa saya batalkan.

Namun, kedua keluarga yang saya kunjungi itu tinggal di daerah pedesaan yang cukup terpencil, dan perjalanan ke sana memakan waktu sekitar 2 jam sekali jalan www

 

Saya sedikit terharu karena bisa melihat kehidupan nyata di pedesaan Vietnam.

Padahal gaji bulanan saya hanya sekitar 2 kan, tapi mereka malah menyuguhkan buah-buahan dan sebagainya.

Meskipun ada puluhan lalat yang beterbangan di sekitarnya, saya tetap akan makan sambil tersenyum!

Buah

Meski begitu, rasanya sangat enak sehingga aku pun makan cukup banyak (tertawa)

 

Ngomong-ngomong, aku jadi teringat waktu kecil di kampung halamanku di Kagoshima, setiap kali makan buah-buahan, selalu ada banyak lalat.

Sambil mengusir lalat dengan tangan, saya menyantapnya satu per satu, dan kenangan betapa enaknya hidangan itu pun kembali muncul!

Tidak menyangka gerakan mengusir lalat itu bisa mengingatkanku... Waktu itu kita juga sangat miskin, ya~ hehe

Di Kagoshima juga banyak tempat yang belum beraspal, dan karena ada sapi di sekitar sana, lalatnya pun banyak.

Di sekitar situ juga banyak kotoran anjing berserakan, dulu aku sering menginjak kotoran anjing, lho~ w

Pedesaan di Vietnam memang seperti itu. Kamu masih ingat kenangan lama itu, kan?

 

Saya juga mengajukan berbagai pertanyaan kepada istri si lulusan, dia pun menanyakan hal-hal kepada saya, lalu saya menunjukkan rumah tempat tinggal kami dan situs web perusahaannya.

Istrinya tampak sedikit sedih, tetapi dia berkata akan mengantarnya dengan baik. (Ibunya sedang tidak ada karena sedang bekerja)

Wah, rasanya ini pengalaman yang sangat berharga.

Keluarga Peserta Program Pelatihan Keterampilan Tenaga Kerja Asing

Pada akhirnya, kami berfoto bersama seperti foto keluarga, tapi bukan karena saya yang tinggi, melainkan orang Vietnam itu yang bertubuh mungil.

Tinggi badan saya 172 cm, jadi silakan lihat sendiri dari fotonya.

Namun, istrinya cantik sekali!Banyak gadis Vietnam yang berkulit putih dan imutItu memang benar!

Lalu, setelah menerima oleh-oleh, acara pertama pun berakhir.

Besok, itu yang kedua, ya.

Ngomong-ngomong, saya pergi ke Vietnam dari Jepang dengan mengenakan seragam kerja dan sepatu keselamatan. Benar-benar seperti pekerja profesional, ya (tertawa).

 

Sampai jumpa lagi.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses