Halo semuanya.
Ini Enta.
Apakah kamu sudah mencoba dan mengalami berbagai hal?

Baik itu seorang pengrajin maupun sutradara, mereka selalu menempatkan diri dalam situasi yang sulit, lalu mengertakkan gigi dan berusaha sekuat tenaga.
Pengalaman seperti itu sekarang ini sering disebut kuno, menyebalkan, atau bahkan disuruh segera pergi, kan?
Namun, tunggu sebentar.
Meski begitu, mengalami hal-hal seperti ini tetaplah penting.
Ada banyak hal yang baru bisa dipahami setelah mengalaminya sendiri, bukan?
Menurut saya, jangan banyak bicara, yang terpenting adalah pengalaman.
Bukankah sering ada yang disebut “lokakarya ○○” yang biasanya menyertakan kunjungan lapangan?
Hal itu hampir tidak ada gunanya, lho.
Karena saya belum pernah mengalaminya, jadi saya sama sekali tidak mengerti.
Orang-orang yang pergi pun pulang dengan ekspresi seperti “Wah!” atau “Huh!”, hampir semuanya dengan wajah konyol ww

Perbedaan antara “mengalami” dan “tidak mengalami” tidak hanya terletak pada apakah seseorang mengambil tindakan atau tidak, tetapi juga,
Hal ini juga memengaruhi perbedaan dalam hal pengetahuan, persepsi, dan perkembangan yang diperoleh.
Perbedaan Utama
-
Peningkatan Pengetahuan dan Pemahaman
- Dengan mengalaminya sendiri, pemahaman akan semakin mendalam melalui pengalaman nyata. (Perpaduan antara pengalaman dan pengetahuan)
- Jika tidak dicoba sendiri, pengetahuan itu hanya akan berakhir sebagai teori atau informasi belaka. (Atau langsung terlupakan, atau mungkin pernah mendengarnya tapi tidak begitu mengerti.)
-
Dampak emosional
- Saat mencobanya, Anda dapat merasakan langsung berbagai hal seperti kegembiraan, keheranan, kesenangan, dan rasa pencapaian melalui kelima indera Anda.
- Jika tidak mencobanya, kamu akan kehilangan kesempatan untuk merasakan emosi tersebut.
-
Pertumbuhan dan Peningkatan Keterampilan
- Dengan mencobanya, kita bisa mempelajari keterampilan dan cara berpikir baru, serta mendapatkan kesempatan untuk berkembang. (Bagaimana cara melakukannya dengan baik?)
- Jika tidak mencobanya, Anda berisiko kehilangan kesempatan untuk berkembang. (Tanpa berpikir apa-apa, hanya melupakannya begitu saja)
-
Pengejutan dalam memori
- Pengalaman itu sendiri, karena disertai dengan tindakan dan sensasi yang nyata, cenderung lebih mudah diingat.
- Jika tidak dicoba sendiri, informasi tersebut mudah terlupakan. (Otak menyimpan informasi yang tidak diperlukan di bagian terdalamnya.)
-
Perluasan Pilihan di Masa Depan
- Dengan mencobanya, kamu bisa menilai apakah hal itu cocok untukmu, dan pilihanmu di masa depan pun akan semakin luas. (Ini sangat penting!)
- Jika tidak mencobanya sendiri, pilihanmu bisa jadi terbatas atau kamu mungkin akan menyesal.

例
✅ Mencoba: Benar-benar pergi ke luar negeri dan merasakan suasana di lapangan setempat
❌ Tidak mengalami: Mengenal kondisi di lapangan di luar negeri hanya berdasarkan informasi dari buku atau internet
✅ Mencoba: Mencoba jenis pekerjaan baru
❌ Tidak mengalami: Menolak mengelola jenis pekerjaan baru secara mandiri dan akhirnya menyerahkannya sepenuhnya kepada subkontraktor
Kesimpulan
Dengan “mengalami” sesuatu, cakrawala hidup akan semakin luas, dan kemungkinan untuk memperoleh pengalaman yang lebih kaya pun semakin besar.
Di sisi lain, jika “tidak mencobanya”, hal itu dapat menimbulkan rasa cemas terhadap hal-hal yang belum diketahui serta kehilangan peluang.
Orang yang tidak tahu biasanya banyak bicara berdasarkan informasi saja, hehe.
Memilih untuk mencoba atau tidak adalah kebebasan masing-masing individu, tetapi dengan mencoba sebanyak mungkin hal, serta dengan mengajak orang lain untuk mencobanya,
Dengan pindah kerja atau mencari pekerjaan yang lebih sesuai dengan harapan, Anda bisa menjalani hidup yang lebih memuaskan, bukan?
Itulah sebabnya, perbedaan kecil ini semakin melebar hingga akhirnya ada orang yang berakhir di situasi yang benar-benar gila, bukan?
Orang seperti itu tahu segalanya, dan ceritanya selalu menarik, ya—
Akhir-akhir ini saya berpikir, menurut saya lebih baik melakukan wawancara di lokasi kerja daripada di kantor. (Tidak boleh? w)
Di lokasi proyek, kami membiarkan mereka mengoperasikan alat berat (dalam batas tertentu) atau menggunakan mesin bor,
Aku coba minta dia memegang nosel semprot dan menyemprotkan dengan baik, hehe

Orang yang bilang "Saya tidak mau" di sini, apakah sudah tidak bisa lagi?
Bagi orang yang mengatakan ingin mencobanya, hal itu pasti akan membawa hasil apa pun, dan,
Perusahaan pun berpotensi terhubung dengan seseorang.
Kemungkinannya sangat beragam dan tak terbatas.
Saya berpendapat bahwa dengan mengubah cara dan pendekatan wawancara bagi kontraktor, jumlah perekrutan pun dapat ditingkatkan.
Sampai jumpa lagi.



