Saat Lahir|Kebocoran udara pada mesin bor menjadi langkah pencegahan heatstroke

Halo semuanya.

Ini Enta.

Saat berada di lapangan, ada banyak hal yang saya sadari, seperti bagian ini di panel kontrol mesin bor!

Saya baru menyadarinya setelah menjalani operasi.

Panel Kontrol Udara

Ini adalah bagian yang menghubungkan kompresor dengan panel kontrol.

Ada yang robek!

Yah, biasanya orang bakal bilang, “Lalu kenapa sih!?” kan? w (Karena sudah aus, berarti sudah waktunya diganti, ya w)

 

Sebenarnya, maksudnya, “Lalu apa masalahnya!” atau “Itu berbahaya, perbaiki dong!”, tapi saya tidak mau memperbaikinya.

Ternyata udara bocor dari sini!!

Pasti banyak yang langsung berkomentar, “Itu kan sudah jelas!” ya...

 

Bukan begitu, udaranya sangat sejuk dan terasa nyaman sekali!!!!

Itulah sebabnya, saat melakukan pengeboran, saya menempelkan wajah atau tubuh saya ke udara ini.

Tentu saja, karena berkeringat deras, kemejaku pun basah dan rasanya sangat nyaman!!

Rasanya angin terus bertiup ya.

 

Eh? Apa ini bisa dipakai untuk sesuatu ya??

Apakah hal ini bisa dijadikan langkah pencegahan terhadap heatstroke?

Dulu kami membawa kipas angin ke lokasi kerja, tapi kipas angin itu mudah terjatuh karena hembusan angin, dan kalau terjatuh, bisa rusak...

Kipas angin di lokasi kerja itu lumayan

Payah, payah banget~~~~~~!

Lagipula, cara menggunakannya memang merepotkan, ya.

 

Dengan sedikit modifikasi pada selang udara, hembusan anginnya saja sudah cukup untuk membuat lokasi kerja terasa sejuk di musim panas.

Selain itu, karena ini selang udara, pemasangannya mudah dan meskipun lubangnya kecil, udaranya cukup sejuk, lho!

Masalahnya mungkin cuma airnya keluar di awal aja, ya~ hehe

Kan praktis karena tidak akan rusak?

Kalau ada yang bilang, “Kan butuh kompresor!”, memang benar sih, tapi bagi para pekerja lereng maupun pekerja jangkar, kompresor itu sahabat kita!

Selang udara juga teman, kan!

Sepertinya akan tercipta sesuatu yang bagus...

Saat berada di lapangan, banyak hal baru yang bisa ditemukan, jadi sangat menyenangkan.
(Kalau aku bilang ke kontraktor utama, kayaknya dia bakal bilang, “Waktu pengerjaannya kan udah habis, ngomong apa sih?” w)

 

Sampai jumpa lagi.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses