Halo semuanya.
Ini Enta.
Karena pembatasan bahan bakar masih berlaku dan pengeboran belum dapat dilakukan, pekerjaan ini berlangsung dalam suasana yang tegang.

Ada hal-hal yang mutlak diperlukan dalam situasi darurat seperti ini.
Itu adalah,Melihat.
Tidak boleh hanya melihat hal-hal yang langsung terlihat.
Yang terpenting adalah mengamati dan memeriksa situasi di sekitar dengan saksama.
Tidak apa-apa jika Anda meluangkan waktu untuk mengamati, jadi harap pikirkan dengan matang langkah selanjutnya yang akan Anda ambil.
Kemudian, saatnya untuk bertindak, tetapi jika pada saat ini Anda hanya memikirkan diri sendiri, Anda pasti akan gagal.
Justru pada saat-saat seperti inilah kita perlu memiliki kedewasaan untuk bertindak demi membantu orang lain.
Hal yang sama juga berlaku di lapangan.
Orang yang jeli mengamati situasi di lapangan biasanya memiliki kemampuan penilaian situasi yang tinggi dan perencanaan yang sangat baik.
Selain itu, dalam prosesnya, mereka cenderung memprioritaskan perusahaan lain.
Dengan melakukan hal itu, kerja di lapangan akan langsung meningkat pesat.
Jika kita saling bekerja dengan pemikiran bahwa ini demi kepentingan perusahaan, hubungan antar kita pun akan membaik, dan suasana di tempat kerja pun menjadi lebih baik.

Meskipun sikap memprioritaskan pekerjaan sendiri itu penting, sikap saling mengalah jauh lebih penting.
Saya tidak suka memaksakan diri untuk terus-menerus mengutamakan kepentingan saya sendiri.
Kami akan terus melakukan pembahasan agar perusahaan lain dapat melangkah dengan lebih lancar.
Namun, jika ada hal yang harus kami prioritaskan agar perusahaan lain dapat melanjutkan proyeknya, kami akan berusaha sebaik mungkin untuk itu.
Sikap saling mengalah. Hal ini sangat penting.
Untuk saling mengalah, kita perlu mengamati dengan saksama guna memahami situasi dengan baik.
Dengan mengamati dengan saksama, Anda secara otomatis akan memahami bagaimana cara menggerakkan tim di lapangan selanjutnya.
Terutama para sutradara baru sering kali tidak memperhatikan hal ini, jadi perhatikanlah dengan saksama.
Siapa yang sedang mengerjakan apa, dan tugas apa yang akan dikerjakan selanjutnya?
Apa tugas yang menanti setelah tugas tersebut selesai?
Hanya dengan itu saja, alur kerja di lapangan akan menjadi sangat jelas bagi Anda.
Selanjutnya, kami akan mengatur semuanya sambil memastikan alurnya tetap lancar.
Jika Anda bisa melakukan hal ini dengan lancar dalam kegiatan sehari-hari, berarti Anda sudah menjadi manajer konstruksi yang mumpuni.
Manajemen konstruksi memang tidak hanya satu hal, tetapi menyusun alur kerja juga merupakan salah satu tugasnya.
Alur yang sudah terbentuk, baik saat keadaan baik maupun buruk, sulit untuk dihentikan.
Jika situasinya tidak baik, kita harus memulai dari awal lagi.
Mari kita mulai lagi dengan menggunakan metode konstruksi yang berbeda.
Dengan melakukan hal itu, Anda dapat memberi diri sendiri ruang untuk melihat gambaran besarnya secara tenang.
Kemudian, kita akan menyusun alurnya kembali dari sana.
Di Hokkaido kali ini pun, akibat gempa bumi, kegiatan di lapangan terhenti seketika dan berbagai masalah terus bermunculan.
Namun, daripada menyesali apa yang telah terjadi, lebih baik memikirkan hari esok.
Memikirkan hal terbaik yang bisa dilakukan saat ini, lalu bertindak. Bertindak sambil terus berpikir.
Untuk memulai kembali, ini adalah pekerjaan pengencangan. Kami akan mengerjakannya dengan sangat teliti dan sempurna!
Dan, saya akan berusaha sekuat tenaga untuk mengembalikan momentum yang baik ini.
Di masa darurat seperti ini, ada banyak sekali orang yang sedang mengalami kesulitan.
Jika memikirkan orang-orang seperti itu, masalah-masalah yang kami hadapi ini tidak seberapa.
Karena ada orang-orang yang terus berjuang, saya pun bisa terus berjuang.
Karena ada karyawan yang bekerja keras di prefektur lain, kami pun bisa bekerja keras di Hokkaido.
Ternyata, kalau berjuang demi orang lain, kita bisa berusaha lebih keras, ya~.
Entah kenapa ceritanya jadi agak membingungkan, tapi dengan suasana hati seperti itulah saya akhirnya menulis blog hari ini w
Mungkin aku lagi agak stres ya~ w
Ngomong-ngomong, sepertinya pengawas lapangan (kontraktor) yang ada di lokasi sedang membaca blog ini, jadi entah kenapa aku merasa ada kedekatan dengannya, hehe.
Selain itu, entah kenapa rasanya ada tekanan juga, haha. Tapi aku akan berusaha semaksimal mungkin!
Warga Hokkaido! Ayo kita berjuang!
Sampai jumpa lagi.



