Kapasitas beban tali utama yang digunakan pada lereng adalah sekitar 2 ton.

Halo semuanya.

Ini Enta.

Sepertinya beberapa hari yang lalu terjadi kecelakaan terjatuh.

Eh!?

Karena saya berpikir begitu, saya memutuskan untuk membahasnya.

 

Seorang pekerja terjatuh dari ketinggian 8 meter saat sedang melakukan perbaikan retakan pada lereng di Kota Gotsu, Prefektur Shimane

Kecelakaan terjatuh

Hal yang patut disyukuri dari kecelakaan ini adalah tidak ada korban jiwa.

Sungguh sebuah keajaiban, bukan?

 

Namun, ada satu hal ajaib lagi yang sedang terjadi.

Ini adalah bagian di mana talinya putus.

 

Apakah di antara kalian ada yang pernah mengalami tali putus saat sedang melakukan pekerjaan?

Saya belum pernah putus.

Berdasarkan pengalaman, bagaimana menurut kalian?

 

Sangat jarang tali utama yang biasanya tidak mudah putus meski digosok-gosok dengan keras di tepi gunung akhirnya putus.

Saya tidak tahu situasinya, tapi sebaiknya kita mencari tahu penyebab putusnya kabel itu.

Kalau dipikir-pikir secara logis, sepertinya mereka memang menggunakan tali yang sudah sangat usang.

Bahkan tali yang terseret saat longsor pun tidak putus, ya...

Sabuk pengaman tipe full harness

Ngomong-ngomong, karena saat ini pemasangan dua unit dianggap sah secara hukum, bagaimana kelanjutannya nanti?

Pihak kontraktor utama sedang mengalami kesulitan.

Sungguh menakutkan kalau sampai berpikir, “Tali yang putus itu buatan produsen mana, ya?”...

Dan, kalau regulasi terus diperketat, lingkungan kerja jadi benar-benar sulit, ya~

 

Saat ini, pekerjaan di lereng wajib menggunakan dua tali pengaman, jadi mari kita ambil langkah-langkah pencegahan!

 

Sampai jumpa lagi.

Manakah yang memiliki daya gesek paling kuat pada tulangan baja tali pengaman? | Peralatan Keselamatan

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses