Halo semuanya.
Ini Enta.
Beberapa hari yang lalu, karena kebetulan lewat di dekat lokasi proyek yang pernah kami kerjakan, saya pun mampir untuk melihat-lihat.

Dulu, karena rumputnya tumbuh liar dan sudah sulit dikendalikan, pemerintah daerah meminta kontraktor utama untuk memberikan saran, dan,
Ada pekerjaan yang masuk ke tempat kami.

Awalnya memang sudah ada rangka metode sederhana, namun di atasnya kami melakukan penyemprotan mortar.
Sebagai langkah pencegahan gulma secara keseluruhan, memang penyemprotan mortar adalah yang paling efektif, bukan?
Hanya saja, masalahnya—seperti yang bisa dilihat—adalah pipa pembuangan air...
Airnya mengalir deras dari pipa pembuangan, ya.
Jadi, bukankah menurutmu kita perlu mengembangkan tutup pipa pembuangan air untuk pencegahan tumbuhnya gulma? w

Jadi, saya coba buat sendiri. Pakai 3DCad, hehe.
Ini saya coba gambar untuk VP50.
Karena ujungnya sering kali miring, lubang masuknya dibuat agak panjang.
Mungkin ada yang bakal bilang, “Lubang pipa pembuangan airnya kecil, kan!?” tapi,
Karena air hampir tidak pernah mengalir deras dari pipa pembuangan pada konstruksi semprotan mortar, maka diameter sekitar φ10 sudah cukup.
Saya berpikir bahwa jika ada empat titik seperti itu, udara akan lebih mudah keluar dan air pun akan lebih mudah mengalir keluar.
Menurut saya, tidak akan ada masalah karena air akan mengalir keluar begitu tergenang, apa pun cara pemasangannya.
Selain itu, karena lubangnya kecil sehingga sinar ultraviolet tidak bisa masuk sebanyak mungkin, saya rasa rumput juga tidak akan mudah tumbuh.
Yah, memang saya yang menggambarnya sendiri, tapi menurut saya fungsi drainase maupun fungsi pencegahan tumbuhnya gulma sudah cukup memadai.
Sebenarnya, tidak ada salahnya mencoba membuatnya dengan printer 3D dan melakukan percobaan.
Sebaliknya, kalau memang ada di pihak produsen, ya sudah, begitulah, pikirku w
Ayo kita coba eksperimen, ya?
Sampai jumpa lagi.




Pendaftaran Desain, hehe
Sepertinya siapa pun bisa bikin yang kayak gini, www