Halo semuanya.
Ini Enta.
Beberapa hari yang lalu, saya berkunjung ke Teluk Ha Long, yang merupakan Situs Warisan Dunia.
Perjalanan dengan mobil dari pusat kota Hanoi memakan waktu sekitar 2,5 jam.
Intinya, saya pergi ke sana untuk melakukan kunjungan (inspeksi) semata-mata dari sudut pandang pekerjaan.
Ukuran batu kapur ini sungguh mengejutkan, ya.
Dulu permukaan laut lebih tinggi, sehingga terlihat jejak erosi yang cukup tinggi.

Tingkat erosi ini sungguh luar biasa!
Saya tanpa sadar telah mengambil cukup banyak foto seperti ini.
Pola geometris yang diciptakan alam ini sungguh menakjubkan; saya bisa terus memandangnya tanpa bosan!
Saya lebih suka permukaan erosi dan retakan batuan daripada permukaan longsor!
Saya benar-benar sangat menyukai formasi kolom. Bagi saya, itu adalah yang terbaik.

Di Teluk Ha Long ini terdapat sebuah gua bernama Gua Thien Cung, yang merupakan gua stalaktit.
Yah, sederhananya memang batu kapur, tapi karena terbentuknya membutuhkan waktu yang sangat lama, hal ini sungguh luar biasa,
Secara pribadi, hal itu tidak terlalu menarik minat saya.
Hanya saja, untuk sampai ke sini, kita harus menaiki cukup banyak tangga, dan terutama karena harus naik-turun, keringat pun bercucuran.
Terutama saat keluar dari gua, perbedaan suhunya bikin kaget sampai keringat bercucuran!! w
Beberapa botol bir yang saya minum di kapal hampir semuanya keluar. (Ini cuma buat mencicipi rasanya, hehe.)

Batu kapur ini tergambar pada uang kertas Vietnam senilai 200.000 dong.
Sebagai informasi, saat ini 200.000 dong setara dengan kurang dari 1.000 yen Jepang.
Hapus dua angka nol, lalu hitunglah dengan setengahnya.

Konon, batu itu disebut Batu Ayam Aduan.
Perjalanan dengan kapal ini biasanya memakan waktu sekitar 3 jam, dan di tengah perjalanan kita akan singgah di rakit tempat kita bisa mencoba kayak, serta mengunjungi gua.
Kami akan berlabuh di tempat tersebut selama sekitar 40 menit, sehingga perjalanan ini akan memakan waktu sekitar 3 jam.
Memang tidak bisa dipungkiri bahwa di tengah-tengah permainan rasanya mulai bosan, tapi ya sudahlah, itu memang tak bisa dihindari, hehe.
Di rakit itu, jus dijual dengan harga yang sangat mahal, jadi cukup seru. (Saya sarankan untuk tidak membelinya, hehe)
Sayangnya, karena tidak banyak pegunungan hingga ke Teluk Ha Long, tidak ada informasi mengenai lereng di Vietnam.
Sungguh luar biasa sampai-sampai saya masih memikirkan soal lereng padahal sudah berada di luar negeri, tapi mulai hari ini wawancara dan ujian akan dimulai, jadi saya akan melakukannya dengan sungguh-sungguh!
Foto-foto kali ini akan saya unggah nanti. Nantikan ya.
Sampai jumpa lagi.



