Halo semuanya.
Ini Enta.
Saat pergi ke kantor atau tempat lain dengan sepeda, serbuk sari terasa seperti tombak yang menusuk mata.
Memakai masker dan kacamata biasa memang terlihat agak mencurigakan, tapi kalau memang sudah terlihat mencurigakan,
, Kalau pakai masker kayak gini, pasti bakal nyaman terus, ya~
Kembali ke topik utama
Beberapa hari yang lalu, saya mengikuti tes diagnosis komunikasi.
Karena ini berkaitan dengan komunikasi antarmanusia, maka guru pun mengajukan berbagai pertanyaan.
Anda akan menilai sendiri jawaban tersebut dengan memilih tingkat mana yang paling sesuai dari empat tingkat penilaian yang tersedia.
Dengan mengumpulkan data tersebut, maka akan terbentuklah apa yang disebut sebagai grafik komunikasi pribadi.
A, Kemampuan Bertanggung Jawab Secara Sosial
B, Kemampuan dalam mengekspresikan kasih sayang
C, Kemampuan menganalisis situasi saat ini
D, Kemampuan mengekspresikan diri
E, Kemampuan mengendalikan diri
F, Kemampuan untuk menonjolkan diri
Nilai-nilai tersebut akan tercatat, dan hasilnya akan dievaluasi dalam bentuk grafik garis.
Hasilnya, kemampuan ekspresi diri D berada pada titik tertinggi, dan dari sana kurva tersebut menurun secara bertahap menuju A dan F.
Sebagai ciri khas D,
Tipe orang yang bersemangat, ceria, polos, penuh rasa ingin tahu, tidak suka dibatasi, dan masih kekanak-kanakan.
Penuh rasa ingin tahu, proaktif, kreatif, terbuka, serta selalu menikmati hidup dengan penuh impian dan harapan.
Namun, ia bersifat egois dan kurang bisa bekerja sama. Ia juga mudah bosan, suka menonjolkan diri, dan kurang sabar.
Itulah putusannya, hehe
Konon, di berbagai tempat, penilaian dilakukan secara komprehensif berdasarkan nilai.

Jika kita mengetahui kebiasaan lawan bicara, komunikasi pun akan menjadi lebih mudah, dan,
Saya merasa diagnosis ini sangat cocok untuk pekerjaan yang dilakukan oleh tim seperti kami.
Cara membentuk timnya juga sepertinya bisa menghasilkan tim terkuat yang seimbang, ya w
Kami akan melaksanakannya untuk semua karyawan kami pada bulan April mendatang.
Dengan demikian, saya berharap kita dapat saling berinteraksi dengan cara yang memanfaatkan kebiasaan masing-masing.
Sampai jumpa lagi.



