Halo semuanya.
Ini Enta.

Perusahaan kalian adalah
Apakah ini perusahaan yang bagus?
Apakah ini perusahaan yang buruk?
Saya ingin mencoba memikirkannya berdasarkan pengalaman saya di perusahaan cabang tempat saya dulu bekerja. (Berdasarkan persepsi saya saat itu)
Kelebihan
1. Perusahaan besar
2. Stabilitas
3. Banyak teman seangkatan
4. Pembicaraan dengan subkontraktor lebih mudah berjalan lancar
5. Tidak perlu khawatir soal uang (terutama karena saya seorang pegawai kantoran)
6. Pinjaman pribadi lebih mudah disetujui
7. Pinjaman dari lembaga keuangan konsumen juga langsung disetujui (waktu masih muda, hehe)
8, Cukup diakui oleh orang-orang di sekitar (secara kebetulan)
9. Pendapat tersebut dianggap sebagai pendapat resmi perusahaan di mata pihak luar, sehingga lebih mudah diterima
10. Kredibilitas Sosial
11, Ada tunjangan lapangan
12. Cuti berbayar yang memadai
13, Bonusnya langsung membengkak (ada kalanya)
14. Perusahaan akan membiayai proses perolehan sertifikasi tersebut
15, Tidak pergi ke kantor, melainkan bersantai di kantor lapangan
16, Berpura-pura sibuk di tempat kerja sambil bersantai-santai
17, Lokasi proyeknya luas
18, Mampu menangani proyek berskala besar
Kekurangan
1. Ada kemungkinan dipindahkan.
2. Ada penugasan ke perusahaan lain. (Perusahaan induk)
3. Gaji rendah (terutama karena masih muda)
4. Banyak dokumen yang tidak perlu
5. Bekerja lembur tanpa henti
6. Mengunjungi 2 hingga 3 lokasi
7. Dalam skenario terburuk, saya juga akan memeriksa lokasi kerja rekan junior
8. Mereka tidak mau membeli perangkat lunak yang berguna, dll.
9. Proses persetujuan yang lambat
10. Rapatnya sangat lama, tapi isinya cuma laporan keuntungan dari lapangan
11, Tidak ada waktu untuk mengambil cuti berbayar
12, Tidak ada bonus (saat resesi parah)
13, Katanya, “Datanglah ke kantor!” (Biasa saja, ya w)
14, Saya harus menangani beberapa pekerjaan kecil yang nilainya di bawah 10 juta secara bersamaan, dan ini sangat melelahkan
15, Harus membersihkan kekacauan yang ditinggalkan paman
16. Pengiriman elektronik dan proyek CAD terkonsentrasi pada satu orang
Ternyata, kalau dinaikkan seperti ini, hasilnya lumayan bagus, lho w
Dulu, saat masih menjadi agen cabang. (Katanya sekarang lebih baik!)
Kalau mulai menulis, saya malah hanya menulis hal-hal yang baik saja.
Tapi, waktu itu aku menganggapnya sebagai perusahaan yang payah, hahaha.
Setelah berpisah dan memikirkannya dengan baik, ternyata tidak terlalu buruk.
Saya rasa perusahaan itu awalnya memang bagus.
Sebenarnya, jika kita melihat perusahaan-perusahaan besar, banyak di antaranya yang merupakan perusahaan yang bagus.
Meskipun orang-orang bilang ini "hitam" atau apa pun, pada akhirnya, begitu sudah keluar, saya rasa ini adalah lingkungan yang sangat menguntungkan.
Lagipula, ada juga rasa iri dan cemburu dari orang-orang yang nggak bisa masuk ke sana, sih w
Mungkin di antara kalian ada yang bekerja di perusahaan yang benar-benar eksploitatif. (Bagi yang demikian, segera resign dan cari pekerjaan lain.)
Cobalah untuk mengambil jarak sejenak dan tuliskan kelebihan serta kekurangan perusahaan tempat Anda bekerja.
Anda mungkin akan menemukan hal yang tidak terduga.
Langkah untuk mengambil jarak ini memang penting; cobalah melihat diri Anda sendiri yang berada di perusahaan tersebut secara objektif.
Bagaimana menurut Anda?
Secara umum, penilaian baik atau buruk itu bersifat subjektif, bukan?
Itu perusahaan yang buruk karena saat itu sedang terjadi hal yang membuatku merasa tidak enak.
Perusahaan itu buruk karena saya tidak menyukai peraturan perusahaannya.
Perusahaan itu bagus kalau ada bagian yang menguntungkan diri sendiri.
Singkatnya, perusahaan itu bagus jika menguntungkan bagi diri sendiri, dan buruk jika tidak menguntungkan.
Menurut saya, itu sudah cukup.
Satu-satunya tolok ukur di dunia ini hanyalah pemikiran kita sendiri. (Menurut saya, hal ini bergantung pada lingkungan tempat kita tumbuh dan pendidikan yang kita terima.)
Dengan ini saya masuk ke perusahaan, dan dengan ini saya keluar dari perusahaan.

Penilaian apakah suatu perusahaan itu baik atau buruk memang tidak salah.
Yang terpenting adalah bagaimana hal itu bagi diri sendiri.
Hanya saja, hampir tidak ada perusahaan yang benar-benar menguntungkan bagi diri sendiri.
Saya sendiri sempat berpikir, “Apakah saya akan menjadi seperti itu jika mendirikan perusahaan?” Namun, pada kenyataannya, perusahaan ini tidak hanya menguntungkan bagi karyawan, tetapi juga bagi diri saya sendiri, serta bagi masyarakat secara keseluruhan; di sisi lain, tentu saja ada juga sisi-sisi yang kurang menguntungkan.
Artinya, keduanya saling melengkapi.

Ada sisi baiknya dan juga sisi buruknya.
Perusahaan ini sebenarnya bagus asalkan seimbang.
Kalau dipikir-pikir, banyak perusahaan besar yang bagus, ya.
Bagaimana dengan perusahaan kalian?
Sampai jumpa lagi.



