Halo semuanya.
Ini Enta.

Akhir-akhir ini aku sering ke lokasi proyek, jadi urusan perkiraan biaya dan sejenisnya jadi terabaikan, hehe
Maaf ya, semuanya.
Masih akan berada di lokasi sebentar lagi www
Karena belakangan ini saya mengelolanya, perasaan seperti dulu mulai kembali sedikit demi sedikit w
Kalau indra saya sudah pulih, berarti saya tidak akan pergi ke lokasi lagi...
Kali ini saya mengelolanya menggunakan papan tulis elektronik kecil, dan memang sangat praktis.
Sangat praktis karena foto-foto yang diambil antar karyawan dapat dikumpulkan di satu tempat!
Dulu, karena setiap orang punya kamera sendiri, jadi saat memotret dan mengatur foto-foto itu, kita pasti jadi memperhatikan cara menulis di papan tulis, kan? w
Namun, sekarang saya bisa melihat foto-foto tersebut di cloud dan meniru cara pengambilan gambarnya, sehingga saya bisa mengaturnya tanpa merasa ada yang janggal.
Cara memotret diri sendiri dan orang lain memang akan berbeda karena selera dan pengalaman yang berbeda-beda.
Saya rasa hal tersebut telah dapat diselaraskan hingga tingkat tertentu melalui transformasi digital (DX).
Maksudnya, kapan pun dan siapa pun bisa melakukannya secara seragam, ya?

Kalau begitu, sebaiknya semua dokumen yang diserahkan ke instansi pemerintah juga diseragamkan, dan setiap penyedia jasa sebaiknya melakukannya tanpa melakukan hal-hal yang mencolok, bukan?
Kalau berusaha lebih baik daripada perusahaan mana pun, malah malah dikurangi nilainya w
Saya berpikir, kalau diseragamkan sehingga semuanya sama, tidak perlu lagi membuat dokumen yang tidak perlu, dan hal itu juga bisa dijelaskan saat pemeriksaan.
Proyek-proyek publik memang terlalu banyak dokumen yang tidak perlu, dan mungkin para pengawas terlalu sering meminta dokumen-dokumen yang dipenuhi kesan istimewa yang tidak perlu, ya~ www
Tapi, sekarang saya akan berusaha agar kontraktor utama bisa mendapatkan poin, hehe.
Lagipula, itu juga termasuk pekerjaan subkontraktor, lho~
Sampai jumpa lagi.



