Mengidentifikasi tren yang tidak terlihat di lapangan | Kemampuan mengamati

Halo semuanya.

Ini Enta.

Hari terakhir libur tiga hari berturut-turut.

Saya sedang bekerja dengan penuh semangat, bagaimana kabar kalian semua?

Cerita saat saya minum-minum bersama beberapa orang akhir pekan lalu. (Para tenaga medis yang juga menjabat sebagai manajemen dan para pengusaha di bidang TI)

Acara minum-minum

Konon, bagian tubuh yang terkena kanker pada setiap orang memiliki ciri khas tersendiri.

Anda mungkin berpikir, “Hah?”, tapi,

Konon, ketika seseorang terkena kanker, ada kecenderungan bahwa bagian tubuh yang rentan terkena kanker dipengaruhi oleh kepribadian orang tersebut.

 

Ciri-ciri Kepribadian Pasien Kanker

Kanker lambung: Orang yang teliti, sangat memperhatikan kebersihan, mudah cemas, dan teratur

Kanker kepala dan leher: Orang yang nakal, bersemangat, tidak mau nurut, dan terkesan berisik

Kanker payudara: Wanita berkulit putih, lembut, dan anggun

 

Demikianlah.

Ini hanyalah sebuah kecenderungan. Bukan sesuatu yang mutlak.

Dan, ini hanyalah pendapat pribadi.

 

Sebenarnya, ayah saya meninggal karena kanker kepala dan leher (kanker laring).

Dulu, sifatnya juga nakal dan suka membangkang.

Akhirnya, dia meninggal sambil berkata, “Daripada berhenti merokok dan minum, mendingan mati saja” w

Itu cara meninggal yang khas ayahku, hahaha

 

Artinya, menurut para profesional, memang ada kecenderungan seperti itu.

Kami para ahli lereng pun memiliki kecenderungan yang berbeda-beda tergantung gunungnya, bukan?

Misalnya, gunung di wilayah ○○, Prefektur ○○, konon sangat keras, atau casingnya cepat rusak.

Ada kan kasus-kasus di mana jika tidak dilakukan perlakuan permukaan, rangka hukumnya tidak bisa dibentuk.

Tren

Pada pekerjaan pemasangan jangkar tanah dan sejenisnya, biasanya akan muncul berbagai masalah selama kurang lebih satu minggu pertama.

Jika proses penyemprotan dimulai di lereng, terkadang terjadi masalah pada mesin.

Ini juga merupakan salah satu tren.

 

Jika kita bisa mengenali kecenderungan seperti itu saat mulai bekerja di lapangan (atau bahkan sebelum mulai bekerja), kita pun dapat mengambil langkah-langkah pencegahan.

Selama sudah mempersiapkannya terlebih dahulu, Anda tidak perlu panik.

Setelah tiba di lokasi, periksa situasi di sekitar dan kondisi di lokasi tersebut untuk memahami tren yang terjadi di sana.

Kunci agar pekerjaan di lapangan berjalan lancar adalah dengan cepat mengidentifikasi tren yang terjadi di lapangan.

 

Cobalah sedikit mengubah cara pandang Anda terhadap lokasi kerja mulai besok, dan Anda akan melihat berbagai hal baru.

Pekerjaan bukanlah sekadar melakukan apa yang terlihat saja. (Berimajinasi)

Di bagian yang tak terlihat pun ada sesuatu. (Termasuk bahaya.)

Mari kita pahami trennya!

 

Sampai jumpa lagi.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses