Orang yang sedang mempersiapkan sesuatu sebenarnya merasa cemas.

Halo semuanya.

Ini Enta.

Persiapan

Apakah Anda sedang mengatur jadwal kerja?

 

Dalam bekerja, kita memang perlu melakukan persiapan, tapi persiapan itu dilakukan sendiri, bukan?

Namun, seiring bertambahnya usia, kita mulai memahami alur kerja kelompok kita sendiri maupun alur kerja seluruh kelompok, bukan?

 

Karena setiap orang mengatur urusannya sendiri, tidak ada keluhan sama sekali.

Namun, orang-orang yang menangani persiapan di tingkat regu, persiapan secara keseluruhan, maupun persiapan mesin, pasti mengalami kesulitan.

Karena hal itu akan menuai kritik.

 

Mengatur urusan orang lain itu sangat sulit.

Karena hal itu berbeda dengan tindakan saya sendiri, maka saya harus memimpinnya, sehingga regu tersebut harus diarahkan ke satu arah.

Soal pengaturannya, kalau ada satu orang saja yang berpikiran berbeda, langsung saja orang-orang akan bilang, “Pengaturannya buruk!” ya~

Lagipula, kebanyakan orang yang mengkritik itu justru orang-orang yang jauh dari peran sebagai pengkoordinasi, sih www

Kemampuan dalam merencanakan

Hal yang penting bagi orang yang mengatur rencana adalah berpikir secara antisipatif.

Artinya, kita harus selalu merencanakan segala sesuatunya dengan mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan, seperti “mungkin saja” atau “tergantung situasinya”.

Meskipun mungkin sedikit sia-sia, cukup lakukan sampai tingkat di mana kamu bisa berpikir, “Kalau sudah begini, pasti sudah sempurna!” (Ini prediksi masa depan! w)

 

Hal-hal yang dari sudut pandang orang lain mungkin terlihat sia-sia, terkadang justru bisa membuat kita berpikir, “Untung saja hal itu terjadi!” tergantung pada waktu dan situasinya.

Perencanaan juga bertujuan agar pekerjaan tidak terhenti, dan,

Menurut saya, yang terpenting adalah bagaimana cara memastikan tim dapat bekerja dengan aman dan lancar.

 

Hanya saja, karena semuanya berjalan berdasarkan sudut pandang subjektif orang yang mengaturnya, hal ini sering dianggap sia-sia jika dilihat secara objektif, dan itulah yang membuatnya sulit.

Namun, sebenarnya saya berpendapat bahwa asalkan sekitar 80 persen berjalan lancar, itu sudah cukup.

 

Bagi yang bertugas mengatur, lakukanlah dengan berani dan penuh percaya diri!

Sebenarnya tidak ada jawaban yang benar!

Hal itu baru bisa dipahami dalam bentuk lampau, yaitu ketika pekerjaan di lapangan telah selesai dan berjalan lancar, barulah kita tahu bahwa itulah keputusan yang tepat.

Orang yang sedang mempersiapkan sesuatu selalu merasa cemas. (Meskipun sudah terbiasa.)

Bagaimanapun banyak pengalaman yang dimiliki, tetap saja ada banyak hal yang tidak berjalan lancar.

Jika ada orang yang terus-menerus mengeluh soal pengaturan, Anda cukup mengatakan, “Kalau begitu, bolehkah saya meminta Anda melakukannya mulai besok?”

Dan kalau hari itu tidak berjalan lancar, kita bisa memperbaikinya di lain waktu saja ^^

 

Sampai jumpa lagi

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses