Cara Baru dalam Menggunakan Bagan Organisasi Subkontraktor | Pemanfaatan Dokumen Keselamatan

Halo semuanya.

Ini Enta.

Beberapa hari yang lalu, ada telepon yang masuk di lokasi kerja.

“Saya ○○ dari Perusahaan ○○, apakah Bapak/Ibu ○○ ada di tempat?”

Karena itu panggilan yang diteruskan dari kantor, saya menjawab, “Saya sedang di lokasi.”

Lalu, “Minggu lalu saya pergi ke lokasi XX, tetapi karena Anda tidak ada di sana, saya menelepon ke kantor.”

Demikianlah katanya.

Awalnya saya bingung, tapi kemudian saya mencoba menanyakannya lebih lanjut.

“Jadi, Anda datang ke lokasi ini setelah berkonsultasi dengan ○○ dari perusahaan kami?”

Ketika saya bertanya, dia menjawab, “Tidak, saya melihat bagan organisasi yang tertera di depan lokasi kerja, lalu menelepon perusahaan”!!

Apa-apaan itu!?

Eeeeeeeeeeeeeee!

Apa maksudnya??

Saya semakin tidak mengerti maksudnya, jadi untuk sementara saya menanyakan kembali nama perusahaan dan namanya,

"Saya akan mengonfirmasi dengan orangnya dan menyuruhnya menelepon." Lalu saya menutup telepon.

 

Dari situ, pertama-tamaCari nama perusahaan di internet. Cari nomor telepon di internet. Cari juga nama-nama yang terkait.

Lalu, muncul terus-menerus!

Informasi mengenai panggilan penipuan dan panggilan yang menggangguNamun.

Setelah itu, saya menelepon orang tersebut untuk memastikan, dan dia mengatakan sama sekali tidak ingat dan sama sekali tidak mengenalnya. (Tentu saja.)

 

Sebenarnya, apakah ada panggilan telepon penipuan atau tidak itu tidak terlalu penting; yang paling penting adalah melihat daftar organisasi subkontraktor yang terpampang di lokasi, dan,

Mereka menelepon perusahaan tersebut dengan menggunakan nama perusahaan, nama perwakilan, dan nama insinyur kepalaItulah intinya!

Bagan Organisasi Subkontraktor

Bahkan, dia sampai menyebut nama lokasi kerjanya, jadi saya kaget. (Soalnya semuanya tertulis di pintu masuk lokasi kerja, sih w)

Kami, sebagai penyedia layanan publik, dalam arti tertentu memang membocorkan informasi pribadi kepada pihak-pihak yang berniat jahat.

Kalau di telepon kantor disebutkan nama lokasi dan nama orangnya, tentu saja tidak ada alasan untuk meragukannya.

Selain itu, petugas administrasi tersebut tidak begitu mengetahuinya. Kemungkinan besar, dia malah akan memberikan nomor telepon tersebut.

Telepon dari penipu

Di perusahaan, jika“Ketika saya datang ke lokasi ○○ minggu lalu, Pak/Bu ○○ tidak ada di sana, jadi saya menelepon!”

Jika Anda menerima telepon yang mengatakan hal seperti itu, harap waspada.

Selain itu, dia mengatakannya dengan sangat tenang dan datar, jadi harap berhati-hati.

 

Tindakan yang Dapat DilakukanSebagai langkah awal, saya akan mendengarkan ceritanya secara mendetail, (meskipun ini hanya membuang-buang waktu)Cari nama perusahaan, nomor telepon, dan namaSilakan lakukan.

Kemudian, sampaikan hasil yang diperoleh kepada karyawan tersebut. (Mungkin saja dia ingat hal tersebut, jadi sebaiknya sampaikan dulu.)

Tergantung pada orang tersebut apakah akan menelepon atau tidak.

Kalau sudah tahu itu penipuan, sih, nggak perlu bilang ke orangnya juga sih, hehe.

Semoga Anda semua juga tetap berhati-hati.

 

Sampai jumpa lagi.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses