Halo semuanya.
Ini Enta.

Apakah ada tujuan di lapangan?
Ini memang sering dikatakan, tapi bukankah Anda sering disuruh untuk memiliki tujuan?
Bagi kami, para ahli lereng (pelaksana proyek publik), jika harus menetapkan tujuan, yang pertama tentu saja adalah jangka waktu pengerjaan, bukan?
Sutradara mengetahui jadwal pengerjaan dan tahapan-tahapannya.
Lalu, bagaimana dengan para pengrajin?
Apakah para pekerja di tingkat paling bawah pun memperhatikan jadwal pengerjaan?
Sebenarnya, di perusahaan kami pun tidak ada pengrajin yang memiliki pemahaman sejauh itu.
Apakah hanya mandor saja yang memiliki target yang jelas mengenai apa yang harus diselesaikan dan kapan batas waktunya?
Tergantung situasinya, bahkan mandor pun mungkin tidak mengetahuinya.
Apakah perlu mengatakannya secara tegas?
Seringkali ada sutradara yang menceritakan jadwal syuting yang sangat padat.
Ini tidak boleh.
Semakin cepat dikerjakan, semakin singkat waktu pengerjaannya, sehingga perusahaan pun akan memperoleh keuntungan yang lebih besar.
Namun,Ketidakpuasan dan kelelahan karyawan pun meningkat.
Kalau begini terus, di masa depan tidak akan ada hasilnya sama sekali.
Semakin rendah motivasi karyawan, semakin besar kemungkinan mereka akan meninggalkan perusahaan.
Meskipun ada proyek yang sementara ini sibuk, jika hanya di sana saja, mungkin tidak masalah, tetapi jika terus-menerus dikejar tenggat waktu, hal itu akan membuat kita kelelahan secara mental.

Lalu, mengapa sebaiknya tujuan ditampilkan dengan jelas? Alasannya adalah,
Ketika seseorang dikejar, ia akan panik dan melakukan kesalahan, yang berujung pada kecelakaan.
Kemungkinan besar akan kelelahan di tengah jalan dan terpaksa berhenti.
Rasanya capek, ya.
Namun, jika kita yang mengambil inisiatif untuk mengejarnya, motivasi untuk mencapai tujuan tersebut akan tetap terjaga.
Apakah Anda tidak berpikir, “Sebentar lagi aku akan menyusul!”?
Motivasi tersebut akan terus meningkat, sehingga efisiensi pun akan terus meningkat.
Sama seperti saat mengenakan pakaian ber-AC, begitu naik sepeda, laju akan semakin cepat! (Walaupun sebenarnya tidak semakin cepat, hehe)
Dengan menetapkan tujuan secara jelas, tujuan tersebut akan menjadi sumber kekuatan.
Jebakan dalam Penetapan Sasaran
SangatPengaturan yang tidak masuk akalJika melakukan hal itu, semangatku akan hilang bahkan sebelum memulainya.
Kalau merasa itu mustahil, motivasi sama sekali nggak naik, kan?
Ini benar-benar tidak bagus!
Pak Sutradara, dari sudut pandang perusahaan, kami ingin gajinya terus dinaikkan, tapi kenyataannya tidak bisa begitu.
Penetapan sasaran dibandingkan dengan perusahaan lainItu juga tidak baik.
“Waktu di perusahaan itu kan begini, jadi di perusahaan kalian juga bisa begini, kan?”
Hal ini juga bisa melukai harga diri seorang pengrajin.
Bukankah Anda justru merasa kesal jika dibandingkan?
Penetapan tujuan yang tepat
Nanti aku tulis di bagian ke-2 ya www
Sampai jumpa lagi.



