Cara Mudah Memeriksa Kondisi Tembok Batu di Rumah (Untuk Rumah Tinggal Umum)

Halo semuanya.

Ini Enta.

Tumpukan batu

Belakangan ini, banyak proyek pembangunan tembok batu, sehingga tren pembangunan tembok batu mulai terlihat.

Tren ini juga sama meskipun ada beton yang dimasukkan ke dalam lapisan bawah!

 

Selama ini saya mengira hanya tumpukan batu kosong yang bagian belakangnya kosong.

(Tanah di balik tumpukan batu telah longsor sehingga menjadi berongga)

Namun, ternyata tumpukan batu lainnya juga mengalami pengikisan butiran tanah di bagian dalamnya.

Oleh karena itu, terdapat retakan horizontal akibat penurunan tumpukan batu itu sendiri, atau retakan yang disebabkan oleh tekanan tanah pada bagian-bagian tertentu.

Bahkan pada tumpukan batu yang relatif baru, bagian belakangnya sudah cukup banyak yang runtuh.

 

Soalnya, di bagian pembuangan air itu nggak ada bahan pencegah kebocoran atau semacamnya, lho~

Jadi, setiap kali hujan deras turun, tanah di belakang rumah terus terkikis, dan kalau sudah 10 tahun lagi, situasinya pasti bakal parah, ya w

 

Alasan mengapa saya tahu hal ini adalah,

Saat proses penyisipan tulangan baja dan pengisian semen cair (grout) untuk menyatukannya, semen cair tersebut bisa masuk sebanyak apa pun!

Saat pengeboran, hal itu bisa terlihat jelas karena udara keluar atau air pengeboran mengalir keluar.

Berkat itu, campuran semen mengalir deras sehingga jadinya sangat keras, sih w

Tindakan Pencegahan Terhadap Batu

Meskipun sekilas terlihat tidak ada masalah, mungkin sebenarnya situasinya cukup berbahaya.

Batu bata dan tumpukan batu sulit dideteksi bahkan saat kondisinya sudah parah, dan rasanya sudah terlambat saat retakan mulai muncul.

 

Jika Anda merasa khawatir dengan dinding batu di rumah Anda, ada cara mudah untuk memeriksanya sendiri!

Cobalah masukkan tongkat ke dalam pipa pembuangan air.

Berapa banyak yang bisa dimasukkan?

Karena batu tersebut berukuran sekitar 30–40 cm, jadi kalau ada yang lebih besar dari itu, itu akan menjadi masalah.

Kemungkinan bagian belakangnya bolong-bolong.

 

Untuk saat iniCara yang mudah dilakukan oleh pemula.

Kalau bisa, akan lebih baik lagi kalau memasukkan kamera lubang bor ke dalamnya.

Kalau mau beli yang murah, menurut saya fiber scope sudah cukup.

Jika memungkinkan, yang bisa berputar lebih baik.

 

Kondisi dinding batu bergantung pada tanah di belakangnya!

Jika tanahnya gembur, kemungkinan besar akan longsor setiap kali terjadi hujan lebat.

Sebaiknya Anda memeriksa tumpukan batu di rumah Anda sekali-sekali.

Sebaliknya, jika ada kemungkinan batang tersebut ditancapkan dan menyentuh beton, itu berarti ada kesalahan dalam pengerjaan, hehe.

Artinya, hal ini berarti fungsi pengeringannya tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Jika ada kerikil di dalamnya, tidak masalah^^

 

Sampai jumpa lagi.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses