Halo semuanya.
Ini Enta.
Saya sedang berbincang dengan seorang pengrajin.
“Aku suka di lapangan, lho~ Soalnya banyak masalah yang muncul!”
Saya sama sekali tidak merasakan hal seperti itu!
Pengawas lapangan berharap pekerjaan di lokasi dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
Dan kami berupaya menyelesaikannya tanpa masalah.
Namun, pengrajin iniKeseruan di lapangan terletak pada proses penyelesaian masalahKatanya ada!
Memang benar, tidak ada satu pun proyek yang selesai tanpa masalah sama sekali.
Setiap lokasi kerja memiliki masalah dan kendala masing-masing.
Bisa menikmati hal itu...
Saya berpikir, “Pengrajin ini luar biasa.”
Semakin besar masalahnya, semakin berat pula beban kerja seorang pengawas lapangan.
Tapi, seperti yang dikatakan, rasa puas saat berhasil menyelesaikannya itu luar biasa, bukan!?
Saya pun masih ingat dengan sangat jelas lokasi kerja yang dulu pernah membuat saya kesulitan!
Pengalaman itulah yang membentuk diri saya saat ini.
Mungkin kalian juga berpikir demikian.
Saya merasa bahwa semakin banyak masalah atau kendala yang dihadapi, semakin besar pula kemungkinan bagi orang-orang yang bekerja di lapangan tersebut untuk terus berkembang.
Saya juga ingin bisa lebih menikmati berbagai masalah dan kendala yang saya hadapi.
Saya memiliki prinsip pribadi, yaitu “Saya tidak akan pernah lari!”
Apa pun yang terjadi, aku tidak akan lari!
Meskipun begitu, maksudnya adalah terkait pekerjaan di perusahaan kami sendiri, sih w

Akibatnya, kami malah turun tangan membantu di lokasi yang ditinggalkan oleh perusahaan lain, sehingga para karyawan kami harus bekerja keras.
Jika di ujung perjuangan itu ada pembaruan versi yang menanti, tentu motivasi pun akan meningkat, bukan?
Meskipun begitu, bagi para karyawan, tentu saja lokasi kerja yang lebih santai lebih disukai, sih (maaf ya, kerjaannya cuma penuh kesulitan!)
Tidak diragukan lagi, setelah proyek ini selesai, tingkat jabatan para karyawan pasti akan sedikit naik.
Sebenarnya, manusia itu tumbuh tanpa disadari sendiri, lho!
Menikmati pekerjaan di lapangan berarti menyelesaikan masalah dan kendala sambil tetap menikmatinya, bukan?
Itulah yang dimaksud dengan pekerjaan, bukan?
Kami, para ahli lereng dan teknik sipil, berurusan dengan alam, jadi pekerjaannya tidak semudah itu!
Bagaimana cara mengatasinya!? (Kalau kontraktor utamanya bodoh, ya nggak bisa diatasi, w)
Semua solusi tersimpan di dalam diri kita sendiriMungkin itu berkat pengalaman yang sudah saya dapatkan selama ini, ya!

Jika kita bisa terus berkembang sebagai manusia sambil terus menghadapi berbagai masalah dan kendala, pasti tidak ada pekerjaan yang lebih menyenangkan dari ini, bukan!?
Saya tetap berpendapat bahwa pekerjaan teknik sipil, khususnya pekerjaan penahan tanah, adalah pekerjaan yang paling hebat!
Sampai jumpa lagi.



