Halo semuanya.
Ini Enta.
Sekarang bulan November.
Tinggal dua bulan lagi di tahun ini!
Cuaca mulai dingin, tapi mari kita tetap semangat!

Ini adalah kelanjutan dari bagian sebelumnya.
Refleksi tentang Arah Pengembangan Teknik Vegetasi dan Pemilihan Bahan di Masa Depan (Bagian 1)
Refleksi tentang Arah Pengembangan Teknik Vegetasi dan Pemilihan Bahan di Masa Depan (Bagian 2)
Kali ini, dengan mempertimbangkan suhu pada kali sebelumnya, saya ingin mencoba memikirkan langkah penghijauan apa yang sebaiknya dilakukan ke depannya.
Pada dasarnya, jika berbicara tentang penghijauan, musim semi dan musim gugur adalah waktu yang paling ideal untuk pelaksanaannya.
Alasannya adalah karena suhunya stabil.
Intinya memang seperti itu, tapi lalu apa yang harus dilakukan?
Musim panas tidak terpapar sinar matahari (kekeringan), musim dingin juga tidak terpapar (kerusakan akibat embun beku). Apa solusinya!?
Jawabannya adalah ini!!!

Ini yang sudah aku katakan setiap tahun selama hampir 20 tahun!
Kain jaring halus!!
Inilah jawabannya, inilah sang penyelamat.
Apakah Anda masih ingat suhu saat memasang kain peneduh di tengah terik matahari yang menyengat?
Cara Terbaik Mengatasi Panas! (Bagian 3)
Di dalam jaring peneduh, suhunya bisa berbeda lebih dari 10 derajat!
Tentu saja!
Berkat ini, hasil panen bisa terlindungi, ya—
Alasan mengapa kami menggunakan kain tipis baik di musim dingin maupun musim panas adalah untuk melindungi tanaman dari sinar matahari di musim panas dan dari kerusakan akibat cuaca dingin (embun beku) di musim dingin.
Namun, kami tidak bisa menutupi lereng yang sedang kami kerjakan dengan kain peneduh.
Lalu, apa yang harus kita lakukan?
Sebenarnya, apa fungsi kain jaring halus itu sebelum dijadikan kain jaring halus?
Silakan pertimbangkan hal ini.
Menurut Anda, apa itu?

“Dahulu, jerami banyak digunakan sebagai bahan penutup alami untuk melindungi hasil panen dari cuaca dingin, embun beku, kekeringan, dan sinar matahari langsung.”
Di zaman modern ini, peran tersebut tampaknya telah diambil alih oleh bahan buatan yang disebut kain jaring halus.
Dengan kata lain, ide “melindungi tanaman dengan jerami” telah berkembang menjadi kain peneduh yang lebih ringan dan mudah digunakan.”

Penjelasan Terperinci
1. Peran “jerami” di masa lalu
Jerami merupakan bahan pertanian tradisional Jepang yang telah dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti berikut ini.
Penggunaan Tujuan
Pelindung embun beku (jerami penangkal embun beku) mencegah pendinginan radiasi pada malam hari dan menjaga suhu bibit tetap hangat
Pencegahan kekeringan (jerami penutup) untuk mempertahankan kelembapan tanah dan mencegah percikan lumpur
Penutup sinar matahari (jerami penutup) untuk mencegah daun terbakar akibat sinar matahari yang terik
Pelindung dari angin dan cuaca dingin: Mencegah kerusakan akibat hembusan angin langsung dan gelombang dingin
Dengan kata lain, jerami dapat dikatakan sebagai cikal bakal “bahan penutup tanah berbahan alami”.
2. Peran “jaring tipis” di zaman modern
Kain peneduh (terbuat dari poliester atau polietilen) berfungsi sebagai pengganti jerami dengan cara yang lebih seragam dan tahan lama.
Kegunaan: Kesamaan dengan jerami
Menjaga Suhu dan Mencegah Embun Beku: Mencegah penurunan suhu pada malam hari (sama seperti efek penahan panas jerami)
Peneduh sinar matahari (berfungsi seperti jerami penutup)
Pencegahan hama serangga dan burung: Menghalangi secara fisik sambil tetap menjaga sirkulasi udara (hal yang sulit dilakukan dengan jerami)
Ringan dan dapat digunakan kembali; lebih mudah ditangani daripada jerami, serta dapat digunakan berulang kali
Daftar Pustaka dan Sumber
Organisasi Penelitian Pertanian Jepang, “Perkembangan Bahan Penutup dalam Bahan Pertanian” (2018)
Asosiasi Mekanisasi Pertanian Jepang, “Modernisasi Teknologi Pertanian dan Revolusi Bahan Pertanian” (2015)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi, “Tradisi dan Perkembangan Pertanian Jepang”, Edisi Bahan Ajar Pertanian Sekolah Menengah Atas (2019)
Tapi, di zaman sekarang ini, kita nggak bisa lagi menutupi semuanya dengan jerami, kan? w
Yah, secara fisik memang tidak mungkin dilakukan setelah pekerjaan rekayasa vegetasi selesai, kan.
Mungkin ada di antara Anda yang sudah menyadarinya, lalu apa yang harus dilakukan?
Pekerjaan seperti apa yang baik?
Jadi, saya pikir saya akan mencobanya.
Sampai jumpa lagi.



