Kerja Sama Tim dalam Gulat Profesional | Kesamaan dengan Industri Konstruksi

Halo semuanya.

Ini Enta.

Beberapa hari yang lalu, untuk pertama kalinya setelah sekitar 20 tahun, saya menonton pertandingan gulat profesional!

New Japan Pro-Wrestling

Seperti biasa, New Japan (New Japan Pro-Wrestling) memang seru, ya!

Saya tumbuh besar pada masa J. Baba dan A. Inoki (saat masih di sekolah dasar), jadi saya sangat menyukai gulat profesional.

Dibandingkan dengan masa itu, yang terasa lebih keras dan lebih mirip pertarungan individu dalam gulat profesional, kini pertarungan lebih mengutamakan kerja sama tim!

Rasanya seperti itu.

Dulu setiap orang sangat menonjol dan memiliki kepribadian yang kuat, tapi sekarang rasanya tidak begitu lagi,

Bermain sebagai tim itu sangat seru!

 

Daya tarik utama gulat profesional adalah suara itu!

Suara lonceng dan suara benturan tubuh satu sama lain.

Hanya orang yang pernah ke sana yang bisa merasakan suasana yang begitu nyata itu, bukan?

Sejenak sepertinya Romero Special akan muncul, tapi ternyata tidak juga! (Aku pengen banget lihatnya!!)

Dan, seperti dulu, serangkaian gerakan dan trik penuh perhatian agar tidak ada yang cedera! w Kerja sama tim!

Setelah gerakan ini dilakukan, siapa yang akan melakukan gerakan apa selanjutnya? Urutan adegan perkelahian di luar ring yang dilanjutkan dengan hitungan di atas ring sungguh luar biasa!

Hiburan itu benar-benar luar biasa!

Selain ituSepertinya aku bakal ketagihan gulat profesionalBegitulah.

 

Bagi kami, para pekerja lereng, kerja sama tim juga sangat penting.

Seiring dengan pekerjaan yang dilakukan berulang kali setiap hari, tim ini perlahan-lahan mulai terbentuk.

Meskipun pada awalnya terasa canggung, namun sedikit demi sedikit, kita akan terus berkembang.

Secara umum, setelah mengamati, saya merasa bahwa bahkan untuk satu pekerjaan pun, kerja sama yang kompak sepertinya sudah bisa terjalin dalam waktu tiga bulan.

 

Jika tim terus membaik, pekerjaan pun akan berjalan lebih cepat.

Tim tersebut memang semakin matang, namun sebaliknya, kemampuan individu justru menurun.

Hal ini karena bekerja dalam tim berarti kita tidak bisa mengandalkan kerja sama yang sudah terjalin dengan baik saat bergabung dengan tim lain.

Jika kerja sama tim berjalan dengan baik, hasilnya akan semakin baik seperti efek sinergi.

Begitu hal itu tidak bisa digunakan, semuanya menjadi kacau balau dan kita harus mengaturnya kembali dari awal.

Kerja sama tim

Itulah sebabnya tim harus sering melakukan reorganisasi agar para anggotanya tetap bisa bekerja dengan baik meskipun pindah ke tim lain.

Dengan melakukan hal itu, seluruh tim akan bergerak secara harmonis.

Di sini pun susunan timnya sudah cukup pasti, tetapi tim tersebut akan dibentuk ulang agar setiap anggota dapat menunjukkan kemampuannya di mana pun mereka ditempatkan.

Kadang ke bagian hukum, kadang ke bagian anchor, bolak-balik gitu www

Dengan melakukan hal itu, kemampuan masing-masing individu pun akan meningkat sedikit demi sedikit, dan di mana pun mereka bergabung, kerja sama tim biasanya sudah terbentuk dalam waktu satu hari saja.

 

Jika terus-menerus hanya mengandalkan satu tim tetap, dampak negatifnya pasti akan muncul.

Tim sebaiknya selalu diperbarui.

Pertumbuhan diri para pengajar juga penting, jadi silakan pelajari berbagai cara mengajar yang berbeda-beda sesuai dengan karakter masing-masing.

 

Sampai jumpa lagi.

P.S.: Sepertinya akan ada satu regu yang kosong di Tim Lereng mulai sekitar akhir Februari.

Jika Anda memiliki pekerjaan sebelum atau sesudah itu, silakan beri tahu saya.

Tim Anchor sudah penuh hingga bulan Maret.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses