Halo semuanya.
Ini Enta.

Beberapa hari yang lalu, saya mengunjungi lokasi proyek itu untuk pertama kalinya setelah sekian lama.
Di tengah perjalanan itu, “Ah, aku mau gunung!!”
Itulah yang saya pikirkan.
Singkatnya, ini adalah fasilitas pelatihan!
Meskipun terdengar menakutkan jika ditulis seperti ini, ini bukanlah fasilitas kerja paksa, juga bukan fasilitas berbahaya seperti yang ada di manga Kaiji,
Sederhananya, ini adalah fasilitas pendidikan sekaligus fasilitas eksperimen bagi para karyawan.

Meskipun tidak aneh jika perusahaan besar memiliki fasilitas percobaan untuk metode konstruksi mereka sendiri, kami sebagai kontraktor sama sekali tidak memilikinya, dan
Pelatihan karyawan sama sekali tidak ada.
Pendidikan melalui materi tertulis (teori) memang penting, tetapi bagi kami sebagai perusahaan kontraktor, yang terpenting adalah praktik lapangan.
Bagaimana cara melakukan pekerjaan konstruksi dengan kualitas yang baik dan akurat?
Apakah kamu memiliki cara berpikir yang tepat?
Menurut saya, hal itu penting.
Mengapa komposisi ini?
Mengapa menggunakan metode ini untuk melakukan injeksi?
Mengapa kerangka hukum disusun secara vertikal?
Dan sebagainya, kami belum bisa mengajarkan hal-hal dasar tersebut, karena di lapangan semua orang melakukannya begitu saja.

Saya tidak tahu apa itu pengrajin!
Banyak orang yang bahkan para pengrajin berpengalaman pun tidak mengetahuinya.
Menurut saya, sebaiknya ada tempat yang mengajarkan alasan di balik hal itu.
Begitu pula dalam hal pelaksanaan pekerjaan, teori diajarkan langsung di lokasi proyek.
Apalagi dengan meningkatnya jumlah orang asing sebanyak ini, dunia pendidikan pun akan menjadi medan nyata...
Selain itu, kemungkinan munculnya teknisi asing di masa mendatang juga semakin besar!
Kami sudah bekerja sama dengan beberapa perusahaan, dan di sana terdapat para insinyur asing yang sangat kompeten.
Jadi, aku pengen punya gunung nih, hehe (meski kedengarannya gampang)
Kalau itu gunung milik perusahaan kita sendiri, tidak masalah kan kalau kita melakukan penyemprotan atau pengeboran lubang jangkar?
Aku akan membukanya dan mulai mengerjakannya sambil berlatih, hehe
Seperti yang saya bicarakan saat mengunjungi Institut Penelitian Teknik Sipil minggu lalu, tampaknya tidak ada tempat seperti itu, sehingga penelitian pun tidak bisa dilakukan secara memadai.
Sambil berpikir bahwa tempat-tempat seperti ini juga penting untuk berkontribusi pada industri penahan tanah di masa depan...
Hal ini berlaku baik untuk percobaan baut pengurasan maupun percobaan metode konstruksi lainnya.
Jadi, saya berpikir, “Apakah ada orang di wilayah Tokai yang mau menyerahkan gunungnya kepada saya ya~”

Sebenarnya nggak perlu gunung sebesar itu sih, tapi tempat yang kayak ditinggalkan begitu saja di pinggir jalan itu yang asyik, ya~ w
Padahal ada banyak hal yang harus segera saya selesaikan, tapi saat ini pikiran saya melayang ke pegunungan...
Saya benar-benar terpikat oleh pesona gunung!! (Artinya berbeda)
Sampai jumpa lagi.



