Apa Itu Tanah (Bagian 2) | Mekanisme Terjadinya Pergeseran Lapisan Permukaan Akibat Kondisi Jenuh

Halo semuanya.

Ini Enta.

Melalui bencana yang terjadi di Shizuoka, saya berharap Anda semua dapat sedikit lebih memahami tentang tanah.

Bencana di Shizuoka 23 September 2022

Saya akan menjelaskan secara singkat mengapa tanah longsor.


Kembali ke topik utama

Tentang Tebing (untuk Umum)

Saya masih terus menulis artikel untuk khalayak umum mengenai masalah tebing yang terjadi beberapa hari yang lalu.

Para profesional, silakan langsung ke intinya saja. Haha

 

Pernahkah Anda bertanya-tanya, apa itu tanah!?

Pasti bikin penasaran, ya!

Saya rasa kami, para profesional dan pekerja konstruksi, pada dasarnya sudah cukup paham soal ini, hehe.

Karena saya terus-menerus mengutak-atik tanah.

 

Jadi, tentang tanah itu... Menurut buku-buku...

Campuran partikel tanah (padatan) + air (cairan) + udara (gas)

Ini adalah tanah.

Dan, yang disebut sebagai “keadaan jenuh paling berbahaya” yang juga sempat dibahas beberapa hari yang lalu itu, sebenarnya adalah

Partikel tanah (padatan) + air (cairan)

Apa-apaan ini!!

Keadaan ketika udara telah habis disebut keadaan jenuhBegitulah katanya.

Sebaliknya, jika terdapat udara di dalamnya, kondisi tersebut disebut keadaan tidak jenuh.

土

Kondisi jenuh inilah yang menyebabkan terjadinya pergeseran lapisan permukaan.

Di tebingPartikel tanah (padatan) + air (cairan)Itu satu-satunya pilihan, kan?

Partikel tanah terangkat oleh air, terlempar jauh, dan akhirnya tebing itu runtuh dengan suara “boom”.

Jadi, saya rasa Anda dapat memahami bahwa menguras air merupakan hal yang penting untuk menciptakan kondisi yang tidak jenuh.

Penampang tanah
Program Pascasarjana Fakultas Teknik, Universitas Teknologi Nagoya
http://zhang.web.nitech.ac.jp/research.html

Semakin kita mengetahui tentang tebing, semakin menakutkan rasanya, tetapi juga semakin menarik (atau mungkin hanya kami, para ahli lereng saja?)

Jika kita mengetahuinya, kita pun bisa mengambil langkah-langkah pencegahan.

Meskipun keputusan untuk mengambil tindakan atau tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda sendiri, namun mengingat adanya tanggung jawab pemilik tanah dan sebagainya, harap berhati-hati.

 

Sampai jumpa lagi.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses