Halo semuanya.
Ini Enta.
Sekitar sebulan yang lalu? Saya sedang menonton TV. (Meskipun itu rekaman.)
Itu adalah acara di mana seorang komedian bergabung dengan perusahaan penyedia perancah untuk mencari nafkah.
Penghasilan tahunan bos perusahaan penyedia perancah itu sekitar 14 juta. Padahal usianya baru pertengahan 20-an!
Saya melihatnya sambil berpikir, “Wah, perusahaan penyedia perancah swasta itu hebat sekali,” tapi, aaaah...
Benar saja...
Begitulah kira-kira.

Jika boleh saya jelaskan, pertama-tama, tali dagu helmnya tidak dikencangkan.
Selain itu, kulitnya terlihat.
Tidak menggunakan sabuk pengaman.
Selain itu, teriakan-teriakan yang paling saya benci pun bertebaran di sana.
Saya merasa sangat tidak nyaman.
Hal ini karena kami, sebagai penyedia layanan publik, sangat memperhatikan baik aspek keselamatan maupun penampilan.
Namun, kontraktor swasta itu sepertinya hanya mementingkan kepentingan mereka sendiri saja.
Saya ingin memperbaiki citra industri ini yang memang sudah buruk, namun,
Ini bukan urusan kontraktor swasta, kan?
Gaji yang tinggi memang tidak masalah, tapi saya berharap aspek-aspek lainnya juga bisa ditingkatkan!
Itulah yang saya pikirkan.
Beberapa hari yang lalu, di dekat kantor kami sedang dilakukan pembongkaran rumah penduduk, sehingga lebih dari separuh jalan dipenuhi truk yang diparkir.
Tanpa penjaga keamanan pun...
Jika ini merupakan proyek pekerjaan umum, langkah pertama adalah pergi ke kantor polisi untuk mengurus izin penggunaan jalan dan mendapatkan izin lalu lintas bergantian satu arah,
Pekerjaan akan dimulai setelah petugas keamanan ditempatkan.
Sektor swasta tidak ada hubungannya dengan hal ini.
Cukup masukkan selebaran bertuliskan “Akan dilakukan pembongkaran. Akan ada sedikit kebisingan.” (ditulis secara singkat) ke kotak surat, dan itu sudah cukup.
Selebihnya, bebas berbuat sesuka hati.
Sistem pelaksanaannya pun bisa dibilang tidak ada sama sekali.
Siapa yang bertanggung jawab dan siapa yang menjadi pengawas kerja, serta dokumen seperti formulir pernyataan kepesertaan asuransi, sama sekali tidak ada.
Aku benar-benar berharap mereka mau berhenti.
Saya merasa, semakin banyak orang yang mengatakan ingin meningkatkan citra industri konstruksi, semakin banyak pula kontraktor swasta yang ada (ini hanya pendapat pribadi saya yang mungkin bias).
Sebenarnya, karena ini jalan yang saya pilih sendiri, tidak apa-apa, tapi saya berharap para kontraktor swasta bisa lebih meningkatkan kesadaran mereka!
Dengan begitu, kita bisa menarik lebih banyak orang ke industri ini, bukan?
Kita bisa mengembangkan lebih banyak tenaga kerja, bukan?
Apakah hanya saya yang berpikir seperti itu?
Yah, di kalangan kontraktor swasta pun, banyak juga yang bekerja di perusahaan konstruksi besar yang orangnya lumayan baik. (Pendapat pribadi yang mungkin bias)
Sungguh disayangkan ketika saya berpikir bahwa citra industri konstruksi sepertinya sedang menurun...
※Ini adalah perbandingan antara kontraktor proyek publik dan kontraktor swasta, dan ini hanyalah pendapat pribadi saya.
Hal lain yang membuat saya penasaran adalah, bagaimana bisa seseorang yang berusia sekitar 25 tahun memiliki penghasilan tahunan sebesar 14 juta??
Awalnya saya berpikir begitu, tapi sebenarnya saya rasa itu adalah omzet tahunan.
Sepertinya perusahaan swasta tersebut mempekerjakan wirausaha perorangan. (Pendapat pribadi)
Pendapatan perorangan = Omzet tahunan perorangan
Kalau dipikirkan dari sudut pandang itu, hal itu memang mungkin terjadi.
Apakah mereka membayar pajak atau semacamnya?? w
Sampai jumpa lagi.



