Halo semuanya.
Ini Enta.
Beberapa hari yang lalu saya mengaduk adonan semen.
8 kantong × 6 batch
Mixer yang saya sewa itu tingginya banget, jadi sangat merepotkan!
Pertama-tama, tuangkan semen ke bagian bawah mixer (8 karung).
Dari situ, kita memasukkannya lagi.
Jumlahnya memang tidak terlalu banyak, tapi kalau harus mengangkatnya dua kali lipat, kelelahan yang dirasakan pun jadi dua kali lipat!
Aku benar-benar lelah.
Memang, mixer yang biasa kami gunakan di perusahaan sendiri adalah yang terbaik.
Berdasarkan pengalaman, mixer dari Toho Chika Koki memang mudah digunakan.

Setelah menginjak usia 40 tahun, kemampuan pemulihan tubuh memang mulai menurun.
Kalau dipikir-pikirPara pengrajin itu sungguh luar biasa!
“Ah, capek banget!” meski begitu, keesokan harinya tetap pergi ke lokasi dan bekerja.
Jujur saja, hal itu cukup sulit dilakukan.
Hal ini memang cukup berat bagi para “tukang dadakan” seperti saya, yang dulunya adalah sutradara dan kini mencoba-coba menjadi tukang.
Kalau ditanya soal manajemen konstruksi, saya bisa menjawab apa saja sampai batas tertentu, tapi soal stamina, saya benar-benar payah, hehe.
Saya ingin sebisa mungkin menggunakan silo dalam proses konstruksi! Cukup tekan satu tombol, semen langsung turun! Itu benar-benar keren, ya~ w
Saat mengaduk adonan semen

Saya pengen ini, ya.
Tampaknya hal ini sudah diterapkan di bidang konstruksi juga.

Konon, alat ini dapat mengurangi beban pada pinggang hingga sekitar 40 persen.
Sambil membaca artikel ini, mungkin suatu saat nanti pengenalan robot bisa menjadi pilihan yang layak berkat kreativitas dan inovasi.
Produk-produk baru terus bermunculan satu demi satu.
Mungkin Anda tidak perlu mengikutinya, tapi Anda perlu mengetahuinya.
Tapi, aku pengen ini sekarang! w
Sampai jumpa lagi.



