Halo semuanya.
Ini Enta.
Sejak Minggu lalu, aku mengalami demam ringan w
Jangan memaksakan diri, ya, semuanya. Kalau sudah lelah, istirahatlah sebisa mungkin!
Ngomong-ngomong, belakangan ini artikel teratas di blog saya ternyata tentang cara membaca dial gauge, lho w
Saya kira yang utama itu produk digital, tapi ternyata cukup banyak juga orang yang menggunakan produk analog, ya?
Mungkin ada banyak orang yang belum begitu paham cara menggunakan pengukur dial.
Kembali ke topik utama
Di lokasi kerja, Anda menggunakan sumber listrik 200 V, bukan?
Ada beberapa orang yang sering salah memasang kabelnya.

Hafalkan berdasarkan warna kabelnya!
Urutannya pasti dari kiri ke kanan: merah U, putih V, hitam W.
Garis hijau adalah kabel ground, jadi jangan sambungkan ke O.
Kabel hijau dihubungkan ke Earth Mark E.

Dalam kasus kami, kami menggunakan soket untuk mempermudah proses penyambungan.
Ada soket betina yang menjulur begitu saja dari panel distribusi listrik.
Nah, di situlah soket jantan dari masing-masing mesin akan dipasang. Dengan begitu, pekerjaan yang merepotkan seperti penyambungan di lokasi kerja pun tidak perlu lagi dilakukan, bukan?

Karena cara memasang soket tersebut sering salah, saya akan menjelaskannya di sini.
Coba ingat urutan merah, putih, dan hitam.

Untuk betina, urutannya harus merah, putih, lalu hitam!
Pada jantan, hal ini justru sebaliknya.

Anda pasti akan mengetahuinya saat memasang soketnya.
Pastikan warna yang sama selalu berada di posisi yang sama.
Jika hal ini dibalik, motor akan berputar ke arah yang berlawanan, atau dalam kasus terburuk dapat menyebabkan kecelakaan.
Jadi, agar tidak lupa mana yang mana, mari kita hafalkan hanya yang betina saja.
Warna betina adalah merah, putih, dan hitam secara berurutan.Jantan justru sebaliknya.
Sebagai catatan, harap gunakan soket tahan air di lokasi pekerjaan.
Sampai jumpa lagi.
Pencegahan Pencurian (Generator Kecil) | Melindungi dari Pencurian




Saya sendiri yang memasang kabel positif dan negatif, sehingga mesinnya berputar terbalik dan perbaikannya jadi sangat sulit. Saya sangat berterima kasih karena pengetahuan saya bertambah setelah menonton Entame. Saya menerima motor Yamaha DT200 bekas, tetapi motor itu tidak bisa dinyalakan. Saya sudah mencabut busi untuk memeriksa percikan api, tetapi tidak ada percikan yang keluar, sehingga saya bingung mencari tahu apa penyebabnya.
Terima kasih
Kalau memang tidak ada percikan api, mungkin masalahnya ada pada tutup busi, kabel, atau koil IGN, ya?
Saya rasa hal itu bisa dilakukan jika kita memecah masalahnya satu per satu
Semoga berhasil