Kecepatan yang Efisien|Pengelolaan Kemajuan di Lapangan

Halo semuanya.

Ini Enta.

今日は暑かったですね~!

車から降りるとビシャーって感じでホント夏が来ますね!

夏と行ったら、そろそろ、出はじめますよ!?

冷やし中華始めました!

冷やし中華

冷やしすぎると胃に負担が来て逆に疲れるのでお気を付け下さい。


Kembali ke topik utama

Bagaimana cara cepat sampai ke lokasi!?

Tahukah Anda cara untuk sampai ke lokasi dengan cepat dan efisien?

Sepertinya banyak yang berpendapat bahwa lebih baik langsung melaju kencang dengan mobil saja.

Mari kita hitung.

Jarak tempuh (km) Kecepatan (km) Waktu (jam)
100 80 1.25 75
100 90 1.11 67
100 100 1.00 60
100 110 0.91 55
100 120 0.83 50
100 130 0.77 47
100 140 0.71 43
100 150 0.67 40
100 160 0.63 38
100 170 0.59 36
100 180 0.56 34

Jika jaraknya ditetapkan sebesar 100 km, perhatikanlah kecepatannya.

Saya telah menghitungnya untuk kecepatan mulai dari 80 km/jam hingga 180 km/jam.

Perbedaan waktu antara berkendara dengan kecepatan 80 km/jam dan 100 km/jam hanya 15 menit.

Butuh waktu 25 menit pada kecepatan 80 km/jam hingga 120 km/jam.

Namun, ini hanya berlaku jika menggunakan jalan tol.

Tidak mungkin bisa sampai ke lokasi kerja dari kantor dengan kecepatan seperti ini, jadi,

Pada akhirnya, saya rasa kecepatan rata-rata 60 km/jam itu sudah tergolong cepat.

Kecepatan

Misalnya, anggaplah waktu tempuh berkurang 25 menit pada kecepatan 120 km/jam.

Sebaliknya, meskipun kita mendapatkan waktu, apa yang akan kita hilangkan?

Sebagai penafsiran, rasanya seperti membeli waktu dengan uang.

Jadi, yang hilang adalah uang.

Yang dimaksud dengan kehilangan uang itu, misalnya biaya bensin dan sebagainya.

Jika mobil dengan konsumsi bahan bakar 15 km/L menjadi 10 km/L, maka 5 L × 130 yen/L = 650 yen

Artinya, saya membeli 25 menit seharga 650 yen.

Jika dihitung per jam, harganya 1.560 yen (haha)

 

Pada kenyataannya, karena penggantian oli dan suku cadang yang cepat aus, biayanya mungkin akan sedikit lebih tinggi.

Hanya dalam waktu sekitar 25 menit saja, saya sudah merasa sangat lelah dan tidak aman. Bukankah itu tidak efisien?

Memang, saya tahu bahwa kecepatan sekitar 120 km/jam bukanlah masalah besar, tetapi tingkat bahayanya sudah meningkat cukup signifikan.

Jika kecepatannya 80 km/jam, kendaraan dapat berhenti dengan cukup aman, tetapi jika kecepatannya 120 km/jam, hal itu akan sangat sulit.

Jika kecepatan melebihi 110 km/jam, tingkat bahayanya akan meningkat cukup signifikan setiap kali kecepatan bertambah 10 km/jam.

 

Apa gunanya sampai segitunya demi tiba lebih cepat??

Itulah yang saya pikirkan.

Memang sudah biasa pergi sebelum upacara pagi, tetapi pergi dengan santai daripada terburu-buru akan membuat segalanya terasa lebih mudah.

Hal ini juga akan membahayakan penumpang lainnya.

Jika terjadi kecelakaan, siapa yang akan bertanggung jawab?

Dengan mempertimbangkan hal tersebut, agar bisa tiba di lokasi dengan cepat dan efisien,

Pergilah ke lokasi dengan santai, dengan kecepatan sekitar 100 km/jam

Menurut saya, seperti ini yang paling pas.

 

Tidak lebih dari itu, dan juga tidak kurang dari itu.

Kira-kiraBerkendara dengan kecepatan tinggi sekitar 100 km/jam ± 15 km/jamNamun, menurut saya kecepatannya cukup baik dan tidak mengganggu orang di sekitar.

Selain itu, jangan lupa juga untuk berangkat sedikit lebih awal, hehe

Mengemudi dengan cara mengintimidasi

Belakangan ini, tindakan mengemudi yang mengganggu (aori) ditindak oleh helikopter kepolisian, jadi harap berhati-hati!

ただ、ずーっと追い越し車線を80㎞で走る迷惑運転も検挙して欲しいです(笑)

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses