Ada pula budaya yang dirasakan melalui aroma|Persepsi seorang ahli lereng

Halo semuanya.

Ini Enta.

Pernahkah Anda merasakan perbedaan budaya?

 

Belakangan ini, setiap hari saya bekerja bersama peserta magang keterampilan asal Vietnam.

Mereka sangat berbakat dan meskipun baru sekitar 7 bulan berada di sini, kemampuan bahasa Jepang mereka meningkat pesat!

Kemampuan komunikasinya pun sudah mulai cukup baik.

Komunikasi

Saat ini, saya sedang mengajarkan pekerjaan pemasangan jangkar tanah kepada anak-anak itu.

Dan, pabrik semen kini telah dapat dioperasikan dengan sempurna.

Saya rasa sebentar lagi waktunya operasi.

Kami berharap keduanya bisa menjalani operasi paling lambat tahun depan.

 

Mereka sering ingin telanjang.

Saat istirahat, saya telanjang.

Karena ini Jepang, mereka memang menyarankan agar memakai kemeja.

 

Namun, masalahnya bukan di sini.

Di dalam mobil saat pulang, saya melepas sepatu, melepas kaus kaki, dan menjadi bertelanjang kaki, tapi,

Pokoknya kakiku bau banget!

Kaki bau

Baunya benar-benar tak tertahankan.

Lalu, meskipun hanya berdua, mereka tetap berusaha duduk di kursi belakang. (Saya tidak tahu alasannya)

Bau kaki yang menyengat menyerang dari belakang...

Yah, ini seperti neraka, kan?

 

Untuk sepatu biasa, cukup merujuk ke artikel sebelumnya saja, sih.

Bagi yang kakinya bau, coba ini! Sangat direkomendasikan!!

 

Ah, jadi ini yang disebut perbedaan budaya ya~

Nah, setelah aku cari tahu di internet, ternyata orang Vietnam langsung melepas sepatu mereka!! w

Karena ini memang negara yang panas, jadi biasanya memakai sandal.

Konon, di sana tidak ada kebiasaan memakai sepatu sepanjang waktu seperti di Jepang.

Kalau dicari di internet, ada juga yang bilang orang Vietnam itu gampang banget telanjang, lho w

 

Siapa sangka perbedaan budaya bisa dirasakan dari bau kaki...

Aromanya memang cukup mengharukan, ya~ www

 

Sampai jumpa lagi.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses