Halo semuanya.
Ini Enta.

Hari ini, mulai siang hari, Pak Itabashi dari Toyotoku Kogyo (perbaikan mesin) datang ke rumah kami dan melakukan perbaikan.
Kami telah diajari cara menggunakan gouging serta cara merawat bagian-bagian detail pada unit hidrolik!
Sungguh sangat membantu.
Tapi, aku pengen banget punya montir, sih w
Kembali ke topik utama
Peristiwa beberapa hari yang lalu
Setelah pengeboran selesai, saat memasukkan tongkat pengukur,
Pada umumnya, saat volume pasirnya paling banyak, pasir tersebut naik hingga sekitar 7 meter.
Bagian dalam casing penuh dengan pasir, sehingga tongkat pengukur tidak bisa dimasukkan.
Panjang lubang bor sudah sesuai, tapi badan jangkarnya nggak bisa masuk w
Jadi, saya akan menggali ulang, tetapi untuk saat ini saya akan menekan dengan tekanan air MG-10.
Tanpa memasang selongsong dalam, isi bagian dalam selongsong dengan air hingga penuh, lalu putar dan pukul sambil mengalirkan air menggunakan MG-10.
Dengan demikian, pasir yang terdorong ke atas oleh tekanan air akan keluar.
Jika hal ini diulangi beberapa kali, jumlah pasir yang terdorong ke atas akan berkurang.
Namun, pada akhirnya tetap saja ada sisa. Jadi, kali ini saya menggali 1 meter lebih dalam.(Ini gagal)
Setelah menggali 1 meter lebih dalam, pasirnya berhenti tepat di sekitar kedalaman penanaman.
Dari sana, lakukan injeksi penggantian dan buang airnya, lalu setelah memastikan lubang sudah terisi penuh dengan grout, masukkan badan jangkar.
Ternyata, justru tidak masuk, lho!
Ternyata memang terjadi aliran balik selama proses infus penggantian.

Kami menambahkan selongsong pendek, lalu sambil memukulnya, kami mengguncang-guncang ke atas dan ke bawah untuk mengambil selongsong tersebut.
Akhirnya, jangkar itu malah terbenam hingga 1 meter di bawah kedalaman yang seharusnya!
Penyebabnya mungkin karena tekanan.
Diduga, pasir yang berasal dari penggalian berlebih terdorong keluar akibat tekanan grout, sehingga badan jangkar terjatuh.
Kelebihan panjang jangkar berkurang hingga 1 meter, dan kami pun tidak bisa menariknya kembali.
Lapisan pasir itu cepat sekali mengering. Jadi, hampir mustahil untuk mengangkatnya.
Lagipula, karena ini jangkar sementara, selubung selang polietilennya tipis sekali....
Kalau dililitkan dengan kawat lalu ditarik, kawatnya mudah putus...
Jangkar tersebut memiliki kelebihan panjang tegangan sebesar 2 m, sedangkan jangkar ini hanya memiliki kelebihan panjang tegangan sebesar 1 m, sehingga akan diperpanjang.
Memang merepotkan, tapi tidak bisa dihindari.
Dalam hal panjang pengeboran pada tanah berpasir, jangan terlalu banyak mengebor!
Sampai jumpa lagi.



