Halo semuanya.
Ini Enta.
Pada bulan April, jumlah penawaran harga meningkat drastis.
Tahun ini, saya berniat untuk pergi mengambilnya, meskipun harus sedikit memaksakan diri w

Di Kota Iwakura, Festival Bunga Sakura telah berakhir pada akhir pekan lalu.
Tapi, sepertinya aku masih bisa menikmatinya sampai akhir minggu ini w
Lalu, daun-daunnya akan berguguran sekaligus dan pohon sakura itu pun akan berubah menjadi pohon dengan daun-daun biasa, bukan?
Kalau begitu, berarti musim di mana pemandangan hijau begitu indah akan segera tiba!
Saya kira di perusahaan kalian juga sudah ada karyawan baru yang bergabung.
Sudah seminggu berlalu.
Bagaimana menurut Anda?
Kayaknya ini saatnya aku mulai berpikir untuk berhenti, deh w
Mengapa karyawan baru ingin mengundurkan diri?
Pernahkah Anda memikirkannya?
Saya ingin mencoba menuliskan apa yang saya pikirkan saat itu (ketika masih menjadi karyawan baru).
Silakan coba pikirkan bersama-sama.
1. Saya tidak mengerti apa-apa
2. Tidak menyenangkan (tidak seramai di sekolah)
3. Pokoknya ngantuk banget
4. Terlalu berhati-hati (semua orang asing)
5, lemas
6. Pagi hari terasa melelahkan
Menurut saya, intinya memang seperti ini.
Pada akhirnya, motivasi itu adalah sesuatu yang muncul seiring berjalannya waktu.
Kemampuan teknisnya pun berkembang sedikit demi sedikit, dan kesenangannya pun sama.
Karena karyawan baru hampir tidak bisa melakukan apa-apa,
Tugas pertama yang harus dilakukan oleh karyawan baru adalah,
Pokoknya!
Bangun pagi, pergi ke kantor, dan membiasakan diri dengan suasana di kantor.

Hanya itu saja.
Jika hal ini tidak dapat diatasi, pekerjaan ini tidak akan bisa dilanjutkan.
Yang penting, biasakan diri.
Terkadang kita perlu bisa menerima keadaan di mana kita tidak melakukan apa-apa, atau mulai terbiasa mencari pekerjaan.
Yang penting, biasakan diri.
Yang penting adalah membiasakan diri, meskipun harus menahan diri.
Lagipula, mustahil bisa langsung tampil gemilang begitu baru saja bergabung.
Dengan membiasakan diri pada situasi saat ini, hal-hal yang bisa kamu lakukan akan semakin bertambah, kan?
Jika itu senior atau atasan, saya harap mereka bisa mengatakannya seperti itu.
Sampai jumpa lagi.



