Pengeboran pada tanah liat dan lempung sangat sulit | Penanganan berdasarkan jenis tanah

Halo semuanya.

Ini Enta.

Sejak beberapa hari yang lalu, saya sedang membuat gambar teknis boiler.

Meskipun menggambar di bidang datar relatif mudah, karena saya menggambar menggunakan data 3D, saya jadi lupa cara mengoperasikan CAD...

Tanpa sadar, hari sudah mulai gelap saat aku sibuk mencari informasi sambil mengerjakannya, hahaha.

Akhir-akhir ini aku sering lupa, ya...


Kembali ke topik utama

Tanah liat, slime

Akhir-akhir ini saya sedang memasang jangkar sementara, tapi tanah lempung yang bercampur pasir ini benar-benar menyulitkan saya, haha.

Selain itu, karena cukup padat, jika dipukul dengan palu, ujungnya jadi tersumbat.

 

Pada lemparan pertama, saya beberapa kali mengalami kemacetan, dan pada satu kesempatan saya harus menarik kembali umpan bagian dalam.

Mulai dari lubang kedua, saya menjadi lebih berhati-hati sehingga dapat mengebornya tanpa kesulitan.

 

Pada umumnya, di lokasi mana pun, pengambilan gambar pertama selalu membutuhkan perhatian ekstra.

Dan, tidak ada kemajuan, ya.

Kadang-kadang, kalau kita melakukannya sambil menganggapnya mudah, hal-hal yang tak terduga bisa terjadi, jadi saya melakukannya dengan hati-hati sambil terus mengamati, tetapi tetap saja ada sedikit masalah.

Hal ini semakin sering terjadi, terutama jika panjang lubang bor semakin panjang.

Meskipun kali ini jangkarnya juga kurang dari 30 meter, jadi saya cukup berhati-hati, tapi tetap saja tersangkut. (Yah, mungkin memang karena kemampuan saya juga, sih w)

 

Tanah liat dan lempung memang sangat merepotkan dalam pekerjaan pemasangan jangkar tanah.

Agak menyebalkan ya kalau hal seperti itu sudah menjadi kebiasaan.

Saya berpikir, “Apakah gesekan pada permukaan luar benar-benar tidak masalah?” dan saya merasa sedikit cemas saat proses pemasangan.

Kalau bisa menanam satu batang saja, setidaknya aku bisa sedikit lebih tenang.

 

Dari segi desain, memang sudah diperhitungkan sedikit kelonggaran, jadi saya rasa tidak akan ada masalah, tetapi ada banyak kasus di mana hal itu tidak berhasil.

Terutama jika lapisan pengikatnya berupa tanah liat, kita harus lebih berhati-hati.

Apalagi injeksi bertekanan, itu nggak bakal berhasil, lol (terutama untuk tanah liat dan lempung)

(Pada dasarnya saya menentang terapi tekanan, dan menurut saya, jika terapi tekanan dilakukan, maka melakukan pelepasan tekanan tidak akan ada gunanya.)

Dalam pekerjaan pemasangan jangkar tanah, lapisan tanah liat dan lempung memang cukup merepotkan dalam berbagai hal, ya.

Kalau sudah paham cara mengatur kekuatan yang pas (antara karakter favorit dan palu), semuanya akan berjalan lancar, jadi kita harus bersabar sampai bisa menemukannya, ya w

 

Sampai jumpa lagi.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses