Halo semuanya.
Ini Enta.
Setelah mengaduk grout beberapa batch, grout yang tersisa di dalam wadah akan menjadi cukup keras, bukan?
Lalu, apa yang harus dilakukan dalam situasi seperti itu?
Video ini memperlihatkan proses memasukkan sesuatu ke dalam grout yang sudah mengeras!
Awalnya memang agak berantakan, tapi perlahan-lahan menjadi lebih halus.
Jadi, bahan apa yang saya tambahkan? Yaitu bahan campuran seperti biasa (Master LeoBuild 4000).
Bagi yang belum begitu memahami takarannya, silakan tambahkan air.
Hal ini sebaiknya dihindari sebisa mungkin.
Seperti yang dapat dilihat dari video tersebut, LeoBuild pada awalnya juga terpisah (mengapung di atas).
Hal ini disebabkan oleh perbedaan berat jenis antara campuran semen yang telah diaduk dan Leobild.
Dibandingkan dengan susu semen yang memiliki berat jenis sekitar 1,6, Leobild 4000 memiliki berat jenis sekitar 1,13.
Butuh waktu hampir 60 detik untuk larut secara bertahap ke dalam larutan dengan berat jenis 1,6. (Meskipun semen ini memiliki daya dispersi yang sangat baik)
Kalau ini air, airnya nggak bakal masuk dengan mudah!
Mungkin saja hal ini akan berakhir dalam keadaan terpisah.

Memang air bisa masuk jika disemprotkan dengan tekanan tinggi dari mesin pencuci bertekanan tinggi, tetapi,
Ada kemungkinan besar bahwa grout tersebut akan rusak. (Rasio air-semennya tidak diketahui)
Jika digunakan, jangkarnya akan lepas, jadi jelas ini kesalahan pemasangan. (Memang bagus kalau teksturnya keras, tapi tidak bisa disuntikkan.)
Mengenai takaran Master LeoBuild yang digunakan, pastikan takarannya tidak melebihi 4% dari total campuran. (Takaran maksimum LeoBuild)
Semen 200 kg. Jika rasio air-semen ditetapkan sebesar 50%, maka air 96 L + Leobild 4 L = 100 L
Karena sudah berisi 4 liter, maka jika ditambahkan 2 liter lagi, perbandingan air-semen akan menjadi 51 persen.
Sebagai patokan, diperkirakan paling banyak sekitar 1,0% dari perbandingan semen. (Dengan mempertimbangkan juga rasio air-semen)

Menurut saya, yang terbaik adalah menuangkannya sebanyak 0,5 L setiap kali.
Hal ini karena dalam banyak kasus, hal tersebut sudah cukup.
Dengan kapasitas maksimal 1 liter, airnya akan berputar-putar seperti yang terlihat dalam video.
Air saja benar-benar dilarang, ya?
Selain itu, campurannya sulit merata. Pengurang air lebih dapat diandalkan dalam hal pencapaian kekuatan.
Yah, secara teori memang air juga bisa, tapi entah kenapa rasanya menakutkan.
Dan saat menuangkannya, pastikan untuk selalu mengukur takarannya! (Perbandingan air dan semen sangat penting)
Sampai jumpa lagi.



