Perhitungan kuantitas pada pekerjaan rangka dengan metode penyemprotan di lokasi dilakukan sebagai berikut.

Halo semuanya.

Ini Enta.

Kamu sedang mengerjakan pekerjaan struktur beton, kan?

Teknik Kerangka Hukum

Apakah Anda tahu cara menghitung pekerjaan penanaman tanaman di dalam bingkai dan penyemprotan mortar?

 

Alasan saya mengatakan hal ini adalah karena di suatu lokasi proyek, ada seorang konsultan yang melakukan hal luar biasa dalam menghitung nilai dalam batas tertentu.

Pemasangan rangka baja

Saya mengukur panjang dan lebar setiap kotak satu per satu di CAD, menghitung luasnya satu per satu, lalu menjumlahkannya.

 

Misalnya, pada kerangka metode standar □300 dengan jarak antar tiang 2000 mm,

Ukuran bingkainya 1700×1700, kan?

Kerangka Hukum 300

1,7 × 1,7 = 2,89 m²

Saya mengukur setiap bagian dalam kerangka hukum secara satu per satu untuk menghitung luasnya.

Tentu saja ada bagian berbentuk segitiga dan belah ketupat, jadi karena harus mengukurnya satu per satu, prosesnya memakan waktu sangat lama.

 

Tergantung daerahnya, apakah konsultan benar-benar melakukan hal seperti ini?

Itulah yang saya pikirkan.

 

Jadi, kali ini kita akan membahas cara menghitung jumlah dalam kotak ^^

Dengan cara ini, prosesnya jadi sangat mudah, jadi silakan dicoba sebagai referensi.

ーーーーーーーーーーーーーーーーーーー

Luas keseluruhan dapat dihitung menggunakan tabel luas.

Kerangka Hukum Pemetaan

Kita membuat denah pengembangan seperti ini, kan?

Ukuran bingkai ditetapkan sebesar □300.

 

Misalkan luasnya 1.000 m².

Misalkan panjang total jalur hukum tersebut adalah 1.000 m.

Luas – (total panjang batas hukum × 0,3 m) = 1.000 m² – 300 m² = 700 m²

Ini yang paling mudah, kan?

 

Namun, begitulah cara kerjanya di lapangan.

Menurut saya, perubahan terakhir sebaiknya dilakukan seperti ini.

Yah, memang ada juga yang menggunakannya dalam desain, tapi mungkin justru lebih banyak yang begitu, hehe.

 

Cara yang lebih mudah adalah dengan menggunakan angka per 1.000 m², sehingga hasilnya akan diperoleh dengan mudah.

Ukuran Bingkai Hukum Jarak vertikal (m) Jarak horizontal (m) Panjang bingkai (m)
150 1.15 1.50 1503
150 1.15 1.15 1678
200 1.20 1.50 1438
200 1.20 1.20 1575
300 2.00 2.00 975
300 2.00 2.00 975
300 2.00 2.00 975
400 2.00 2.00 944
400 2.00 2.00 944
400 2.50 2.50 784
500 2.50 2.50 764
500 3.00 3.00 657
600 3.00 3.00 642

Dari Asosiasi Free Frame

 

Jika menggunakan luas lokasi, jumlahnya bisa langsung dihitung dengan perbandingan, bukan?

Karena ukuran bingkai sudah ditentukan secara kasar per m², maka dengan menggunakan angka ini, kita juga dapat dengan mudah menghitung ukuran bagian dalam bingkai.

 

Sebenarnya, kalau prosesnya bisa dibuat lebih mudah, sering kali hal itu sangat membantu di lapangan, lho.

Daripada melakukan perhitungan yang aneh-aneh, lebih baik menggunakan data dari asosiasi secara sederhana.

Ini cara yang paling mudah dan cepat, kan?

Sebagai referensi saja ^^

 

Sampai jumpa lagi.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses