Perhitungan Bahan Kerangka (Bagian 2) | Bab: Tulangan Balok Vertikal Kerangka

Halo semuanya.

Ini Enta.

Hari ini, saya pergi ke Fujiwara Sangyo Co., Ltd. di Osaka untuk mengikuti kunjungan perusahaan.

Perusahaan yang sangat menarik dan menyenangkan!

Cerita itu kita bahas lain kali saja, hehe


Kembali ke topik utama

Perhitungan Bahan Kerangka Hukum (Bagian 1)

 

Karena pada artikel sebelumnya kita membahas pemasangan las, kali ini kita akan membahas tulangan yang digunakan dalam pekerjaan rangka beton.

Teknisi Perakitan Kerangka Hukum

  1. Kita akan menghitung luasnya.
  2. Kami menentukan panjang maksimum berdasarkan gambar.
  3. Periksa ukuran tulangan baja.
  4. Periksa tumpang tindih tulangan baja.
  5. Periksa panjang setiap batang tulangan yang digunakan.

Cara saya adalah,

Kami akan menganggap gunung berbentuk segitiga sebagai persegi dan menghitungnya secara sementara.

Misalnya, sebuah lahan seluas 214 m². Anggaplah akan dilakukan pembangunan dengan batas hukum 300.

  1. Luas: 214 m²
  2. Tinggi: 18 m
  3. Diameter tulangan yang digunakan: D13
  4. Tumpukan tulangan: D13 × 40 = 520 mm
  5. Panjang tulangan yang digunakan: 5 m

Karena panjang maksimumnya sekitar 18 m, maka 214 m² ÷ 18 m = 12 m

Panjang horizontal ditetapkan sebesar 12 m.
(Tidak masalah jika berbeda dengan kenyataannya)

Bingkai vertikal dari tulangan baja

Karena panjangnya 18 meter,

18 m ÷ 5 m (panjang tulangan yang digunakan) = 3 batang dengan sisa 3 m

Tumpukan tulangan baja terdapat di tiga tempat.

5 m + 5 m + 5 m + 3 m = 18 m

 

Karena tumpang tindih tulangan baja sebesar 0,52 m per titik, maka

0,52 m × 3 tempat = 1,56 m

 

Besi tulangan 5 m × 3 batang + 3 m + 1,56 m = 19,56 m

 

Karena rangka 300 menggunakan 4 batang tulangan di bagian atas dan bawah, maka,

19,56 m × 4 buah = 78,24 m per balok

 

Panjang horizontal ÷ Jarak antar rangka = Bentang

12 m ÷ 2 m = 6 bentang

6 bentang + 1 = 7 balok (jumlah titik potongnya juga sama)

 

7 balok × 78,24 m = 547,68 m

547,68 m × 0,995 kg/m (massa jenis beton bertulang D13 per satuan volume) = 545 kg

 

Jadi, begitulah.

 

Selanjutnya adalah yang di samping.

※Ada banyak cara untuk menghitungnya.
Cara ini bukanlah satu-satunya cara.

 

Sampai jumpa lagi.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses