Mari kita sadarkan diri dari rasa terbiasa ini | Peringatan agar tidak sombong

Halo semuanya.

Ini Enta.

Kamu suka cerita yang nggak bisa dipercaya? w

Ini yang biasa disebut produk mencurigakan, lho www

mencurigakan

Sebenarnya, aku sangat suka produk-produk seperti itu, hehe.

Alasannya adalah, saya jadi berpikir, “Kenapa sih mereka membuat benda seperti ini dengan begitu serius!”

Meskipun mungkin ada beberapa orang yang berniat menipu, sebagian besar di antaranya benar-benar telah mengkomersialkan produknya, jadi menurut saya hal ini layak diapresiasi.

Produk yang diluncurkan hanya berdasarkan firasat tanpa data yang kuat memang sering dianggap meragukan, tetapi,

Karena Anda mempercayai insting itu dan kemudian mengembangkannya menjadi produk, itu menunjukkan semangat dan inisiatif yang luar biasa, ya! w

 

Secara pribadi, saya ingin melakukan eksperimen untuk memverifikasinya. Saya membelinya dengan harapan produk tersebut benar-benar efektif.

Jadi, efek plasebo pada diriku pun semakin meningkat! w

Apa itu efek plasebo?

 

Misalnya mobil. Atau bahan tambahan, misalnya.

Produk kimia seperti itu benar-benar seru! Kita memasukkannya ke dalam mobil sambil berharap akan ada efeknya.

Efeknya cuma sebentar aja sih, hehe

Saat itu, karena saya berlari sambil berpikir, “Ini efektif, ini efektif,” maka memang benar-benar efektif.

Namun, perasaan itu pun perlahan memudar seiring berjalannya waktu, dan,Tanpa disadari, kita pun akhirnya terbiasaItulah alasannya.

Padahal, meskipun secara internal telah terjadi perubahan yang luar biasa, manusia justru terjebak dalam fenomena di mana mereka menjadi terbiasa dengan hal tersebut.

Itulah sebabnya kita jadi tidak bisa melakukan penilaian yang akurat. Dan akhirnya, kita pun bilang itu cuma omong kosong saja, hehe.

 

Begitu Anda terbiasa, perasaan terharu itu tidak akan pernah kembali lagi! Kecuali jika Anda mengganti produk kimia yang Anda gunakan!

Namun, kalau dipikir-pikir lebih dalam, bukankah hal serupa juga terjadi di perusahaan atau di tempat kerja?

Tindakan teman-teman sudah menjadi hal yang biasa, dan kadang-kadang kalau mereka tidak melakukannya, orang-orang malah mengeluh.

Misalnya, kalau ada perbedaan antara saat bisa dan saat tidak bisa, itu bikin kesal.

Misalnya, cara memandang pasangan bisa berubah secara drastis tergantung pada suasana hati dan kondisi fisik sendiri.

 

Sebenarnya, itu bukan karena lawan yang berubah, melainkan,

Indra saya mulai menjadi tumpulkan?

Bahwa aku terlalu bergantung pada pasangankukan?

Otak sudah tidak bisa lagi menerima hal-hal lain.

Karena sudah terbiasa dengan perilaku orang itu, saya jadi mudah kesal kalau dia bertingkah sedikit berbeda.

Saya juga kadang-kadang begitu.

Hal yang dianggap biasa itu memang sulit, ya.

Pada saat seperti ituAku berpikir, "Semua berjalan lancar, lancar,"Saya berusaha melakukannya.

“Terima kasih, terima kasih,” gumamku dalam hati w

Kita harus benar-benar menyadarinya.

 

Ayah Bakabon berkata, “Begini saja sudah cukup!"Begitu kan?" (Mungkin hanya orang berusia 40-an ke atas yang tahu?)

Itu dia, ya!

Sangatlah penting untuk menerima tindakan dan pemikiran orang lain tanpa menyangkalnya, serta memiliki niat untuk berdiskusi.

Dengan begitu, rasanya baik di lapangan maupun di perusahaan semuanya akan berjalan lancar, hehe (meskipun masih melalui proses coba-coba).

 

Mari kita tetap bekerja dengan aman minggu ini sambil saling menghormati sesama rekan kerja!

 

Sampai jumpa lagi.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses