Hasil Penelusuran Terkait Jalan Pintas, Pengabaian, dan Kualitas Pekerjaan yang Buruk dalam Pekerjaan Pengerjaan Lereng (Bagian 4)

Halo semuanya.

Ini Enta.

Ini bulan Juni!!!

Sudah bulan Juni!!!

Tahun ini tinggal setengah tahun lagi, ya w

Setiap tahun saya selalu berpikir, rasanya hari-hari terus berlalu tanpa saya bisa mencapai apa pun...

Untuk saat ini, karena musim hujan akan segera tiba, mari kita siapkan berbagai hal untuk menghadapinya, serta beberapa hal untuk menyambut musim panas!


Kembali ke topik utama

Hasil Penyelidikan Terkait “Jalan Pintas”, “Pengabaian Standar”, dan ”Kualitas Pekerjaan yang Buruk” dalam Pekerjaan Peninggian Lereng (Bagian 1)

Hasil Penyelidikan Terkait “Jalan Pintas”, “Pengabaian Standar”, dan ”Kualitas Pekerjaan yang Buruk” dalam Pekerjaan Peninggian Lereng (Bagian 2)

Hasil Penyelidikan Terkait “Jalan Pintas”, “Pengabaian”, dan ”Kualitas Pekerjaan yang Buruk” dalam Pekerjaan Perawatan Lereng (Bagian 3)

Ini merupakan kelanjutan dari pembahasan beberapa hari yang lalu.

Kerangka hukum

Pada artikel sebelumnya, kita membahas tulangan baja.

Kali ini kita akan membahas kerangka hukum.

 

Kadang-kadang ada yang mengabaikan ketentuan hukum, hehe (mungkin lebih tepat disebut “pengerasan yang buruk”)

Ini adalah bagian kecil yang agak sulit dipahami, tetapi jika Anda melakukan ini, hasilnya akan hilang.

 

Pada dasarnya, standar kerangka hukum sudah ditetapkan, bukan?

Tersedia dalam ukuran □200, □300, □400, □500, dan □600.

Penyusunan Kerangka Hukum

Ini adalah penampang rangka hukum yang umum dan standar.

Jika ada batu di sini

Tebing, Batu Longsor

Misalkan ada batu seperti ini yang tiba-tiba muncul begitu saja.

Inilah cara pemasangan yang benar pada saat itu.

Tebing, Batu Longsor

Begini kira-kira.

Dengan cerdik memanfaatkan celah di antara batu-batu, saya berhasil menghindarinya.

Atau, bayangkan saja melewatinya dengan menggunakan bagian atas batu sebagai patokan.

Kalau tidak dilakukan seperti ini, ukuran bingkai hukumnya akan berkurang, ya.

 

Dan inilah hal yang tidak boleh dilakukan.

2. Lereng, Batu-batu yang Bergeser

Kamu menghindarinya, kan?

Jaringnya w

Intinya, jaringnya sudah terputus.

Jika jaring dipotong, bentuk jaring tidak akan terjaga.

Ini adalah salah satu hal yang tidak boleh dilakukan oleh pekerja lereng.

 

Jika dalam kasus ini Anda benar-benar ingin melewati batas hukum, silakan memotong batu tersebut.

Penyusunan Kerangka Hukum

Kalau sudah dipotong, masalahnya biasanya sudah teratasi^^

Untuk memotongnya, biasanya menggunakan alat penghancur statis atau mesin pemecah batu, dan sebagainya.

Sutradara berkata, “Hal-hal kecil seperti ini sangat penting, jadi perhatikan baik-baik.”

Hal seperti ini sering dilakukan oleh peserta magang keterampilan yang belum benar-benar memahami esensinya.

Di tempat kami pun hal seperti ini sering terjadi, dan kami pernah memberikan bimbingan serta meminta agar hal tersebut dipasang kembali.

Ayo kita berhati-hati!

 

Sampai jumpa lagi.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses