Karena isyarat (ya!) dan sebagainya berbeda-beda di setiap negara, mari kita pahami hal ini!

Halo semuanya.

Ini Enta.

Saat kalian berpikir atau mengatakan “yes!” (ya), bagaimana posisi leher kalian?

Ya

Kita orang Jepang menganggukkan kepala ke atas dan ke bawah, bukan?

Mengangguk-angguk.

 

Ternyata ada yang menentang hal ini, lho w

Bagi orang Jepang, gerakan ini terlihat seperti “tidak (No)” atau “masih memikirkannya”, sehingga sangat mudah menimbulkan kebingungan.

Di dunia ini adaNegara yang menggunakan gerakan menggelengkan atau memiringkan kepala untuk menyatakan “ya”Ada.

Orang Nepal di tempat kami juga begitu, hehe

Awalnya, saya langsung berpikir, “Hah?!?!”

Berikut ini adalah hasil pencarian saya di internet


Daerah di mana orang memiringkan leher ke samping dengan gerakan “bergoyang-goyang” (Asia Selatan)

Ini lebih tepatnya bukan sekadar “menggelengkan kepala”, melainkan,“Mengayunkan (memiringkan) leher ke kiri dan ke kanan” Sepertinya itu gerakan yang unik.

  • Negara-negara utama: India, Nepal, Pakistan, Sri Lanka, Bangladesh

  • Karakteristik pengoperasian: Sambil tetap menatap ke depan, dekatkan telinga ke bahu, lalu goyangkan leher ke kiri dan ke kanan dengan lembut (bayangkan seperti menggambar huruf ∞).

  • Nuansa makna:

    • Konon, kata ini tidak hanya berarti “Ya”, tetapi juga memiliki makna yang lebih luas tergantung konteksnya, seperti “sudah mengerti”, “aku mendengarnya”, “OK”, atau “menunjukkan rasa hormat”—bagaimana menurut orang Jepang!?

    • Di negara-negara berbahasa Inggris, hal ini dikenal sebagai “Indian Head Wobble” dan konon cukup terkenal.

Hal yang perlu diperhatikan: Jika digoyangkan ke samping dengan keras, artinya “Tidak”, tetapi gerakan memiringkan ke samping secara perlahan berarti setuju (Ya/Oke).

Daerah di mana “menggelengkan kepala ke samping” berarti YA (sekitar Semenanjung Balkan)

Daerah ini adalah tempat yang paling rentan menimbulkan kesalahpahaman, karena gerakan untuk mengatakan “Ya” di sini hampir sama dengan gerakan “Tidak” (menggerakkan leher ke kiri dan ke kanan) yang biasa dilakukan orang Jepang.

  • Negara-negara utama: Bulgaria, Albania, sebagian wilayah Yunani, sebagian wilayah Turki, dan sebagainya

  • Karakteristik pengoperasian:

    • Ya: Menggelengkan kepala.

    • No: Menganggukkan kepala (atau mendesis “tsu-tsu” sambil mengangkat dagu).

  • Latar belakang: Meskipun ada berbagai teori, ada satu teori terkenal yang menyatakan bahwa hal ini merupakan sisa kebiasaan dari masa ketika wilayah tersebut berada di bawah kekuasaan Kekaisaran Ottoman, di mana untuk menipu musuh, mereka membalikkan gerakan tubuh saat menjawab pertanyaan yang mirip dengan “fumi-e” dalam konteks agama.

Mengangguk dan menggelengkan kepala


Berapa persentasenya jika dilihat secara global?

Kesimpulan: Mereka merupakan kelompok minoritas yang sangat kecil.

Sebagian besar negara di dunia (Eropa, Amerika, Asia Timur, Afrika, Amerika Selatan, dan sebagainya) menggunakan sistem yang sama dengan Jepang, yaitu “mengangguk ke atas = Ya” dan “mengangguk ke samping = Tidak”.

Sebagaimana juga ditunjukkan oleh Charles Darwin, ada teori yang menyatakan bahwa hal ini berasal dari gerakan bayi saat meminta ASI (mengayun ke atas) dan saat menolaknya (mengayun ke samping), dan dianggap mirip dengan gerakan fisiologis yang umum dimiliki oleh seluruh umat manusia.

Namun,Jika mempertimbangkan populasi di kawasan sekitar India (lebih dari satu miliar orang), skala ini sama sekali tidak dapat diabaikan jika dilihat dari segi jumlah orangOrang-orang yang,

Artinya, Anda menggunakan isyarat “mengayunkan ke samping = Ya/OK” ini.

Mungkin saja ini bakal jadi standar suatu saat nanti!? w

 

Bagaimana dengan peserta magang dan pekerja asing di perusahaan Anda?

Dengan mengetahui hal-hal kecil seperti ini dalam budaya setempat, Anda dapat menghindari masalah.

Terutama, orang yang belum tahu hal ini mungkin akan merasa bingung dan kesal, jadi tolong sampaikan informasi ini kepada kaum muda atau orang-orang yang sudah mengetahuinya.

Gerakan (Gerakan Tubuh) Arti Negara dan Wilayah Utama Fitur dan Catatan Tambahan
Mengangguk Ya Jepang, Eropa dan Amerika, serta mayoritas dunia Gaya yang paling umum di seluruh dunia.
Ada teori yang mengatakan bahwa hal ini berasal dari gerakan bayi saat menyusu.
Mengayunkan leher ke kiri dan ke kanan
(Miringkan kepala sedikit)
Ya
OK
India, Nepal, Pakistan,
Sri Lanka (Asia Selatan)
Disebut “Indian Head Wobble”.
Memiliki arti yang luas, seperti “Baik” atau “Saya mendengarnya”.
Menggelengkan kepala Ya Bulgaria, Albania,
Sebagian wilayah Yunani dan Turki
Karena gerakannya hampir sama dengan "tidak" dalam bahasa Jepang,Perlu diperhatikan
Sebaliknya, untuk mengatakan “Tidak”, Anda menganggukkan kepala (atau mengangkat dagu).

 

Orang Jepang yang sangat mahir dalam mengadopsi dan memadukan budaya asing dengan sangat mudah

Orang Jepang memang luar biasa!

Mari kita pelajari cara mengenali jawaban-jawaban tersebut secara terpadu

 

Sampai jumpa lagi.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses