Cukup tunjuk dengan jari dan katakan saja!

Halo semuanya.

Ini Enta.

Beberapa hari yang lalu, ada oli di bumper depan mobil yang saya sewa!

Nah, begitu saya lihat, ternyata!

Tidak ada tutupnya!

Sebenarnya, mobil ini baru saja saya ambil dan diperbaiki beberapa hari yang lalu, hehe.

Mungkin saja petugas pemeliharaan itu lupa.

Penutupnya terjepit di samping mesin.

Ruang mesinnya penuh dengan oli, haha

Secara keseluruhan, permukaannya terasa lengket.

Saya menyemprotkan deterjen super kuat yang biasa kami gunakan untuk melarutkan minyak, membiarkannya beberapa saat, lalu membersihkannya dengan mesin pencuci bertekanan tinggi.

Padahal ini hal yang sangat penting, tapi aku malah lupa.

Dalam skenario terburuk, mesinnya bisa macet dan mobil itu hampir saja harus dibuang, bukan?

 

Bahkan profesional sekalipun pun bisa melakukan kesalahan.

Kecelakaan parah

Saya sering lupa, sih.

Aku sendiri semakin lupa saja. Makanya aku menuliskannya, hehe.

 

Tidak ada orang yang tidak pernah melakukan kesalahan.

Oleh karena itu, para profesional sejati tahu di mana mereka sendiri akan melakukan kesalahan, sehingga,

Pada saat itu, saya akan memeriksanya dengan sangat teliti, dan juga meminta pihak ketiga untuk memeriksanya.

Akan sangat bagus jika kita saling memeriksa pekerjaan satu sama lain sehingga dapat bekerja dengan aman dan minim kesalahan.

Periksa, periksa, periksaItu penting!

Hanya dengan menunjuk dan menyebut namanya saja, kemungkinan terjadinya kesalahan dapat dicegah dengan cukup besar.

Pada dasarnya, secara mendasarManusia bertindak dengan keyakinan bahwa mereka tidak salah, melainkan benarbegitulah.

 

Saya rasa saya sudah berkali-kali menyebutnya di blog ini, yaitu yang disebut “bias normalitas”.

Kecelakaan terjadi karena kita meyakinkan diri sendiri bahwa kita tidak salah, kita baik-baik saja, atau hal seperti ini tidak menjadi masalah.

 

Bahkan jika terjadi kesalahan pada saat itu, saya tidak akan menyadarinya.

Itu memang kesalahan manusia, ya.

Lagipula, saya memang mengira itu benar, hehe

Cukup dengan menunjuk dan menyebutkannya, kita langsung sadar, “Eh? Salah, ya!?”

Cukup dengan menunjuk dan menyebut namanyaDapat mengurangi kesalahan hingga 1/6Ada data.

Bagi yang mudah lupa atau sering melakukan kesalahan, pastikan untuk melakukan konfirmasi dengan menunjuk dan menyebut nama.

Konon, otak bekerja lebih dari tiga kali lipat dibandingkan saat tidak melakukan apa-apa!!

Menunjuk dan menyebut

Intinya, orang yang sering melakukan kesalahan harus banget melakukan hal ini.

Ada yang bilang, “Kalau ada orang yang melihat, kan malu!” tapi yang bisa melindungi diri sendiri hanyalah diri sendiri.

Jika hal itu dapat mengurangi kesalahan sedikit pun, maka hal itu harus dilakukan.

Biarkan saja orang yang tertawa itu tertawa.

 

Sampai jumpa lagi.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses