Halo semuanya.
Ini Enta.
Beberapa hari yang lalu saya menghadiri sebuah pertemuan, dan ada seseorang yang menceritakan bahwa ia sedang membangun kembali hidupnya.

Membangun Kembali HidupItu kalimat yang benar-benar mengejutkan—atau lebih tepatnya, membuatku tercengang—sampai-sampai aku baru pertama kali mendengarnya, hehe.
Aku merasa, “Membangun kembali itu rasanya segar sekali, ya.”
Bahkan setelah memikirkannya dengan saksama, saya tidak pernah terpikir untuk memulai hidup dari awal, dan tidak pernah terjadi hal seperti itu.
Apakah kalian pernah mengalaminya?? w
Apakah yang dimaksud dengan “membangun ulang” itu berarti membongkar bangunan di atasnya terlebih dahulu, lalu membangunnya kembali dengan tetap mempertahankan pondasinya?
Yah, karena kita manusia, mungkin kita harus mengubah cara berpikir atau mengubah keadaan saat ini, bukan?
Menurut saya, cara paling cepat adalah dengan mengubah lingkungan atau tempat kerja, yang ternyata dapat meningkatkan suasana hati dan rasa kepuasan dalam bekerja.
Namun, saya rasa pola pikir dan perilaku manusia yang mendasar memang sulit untuk diubah.
Sering dikatakan bahwa usia yang telah dijalani seseorang berperan dalam mengubah cara berpikirnya.
Misalkan pada usia 20 tahun, Anda memutuskan, “Mulai sekarang, saya akan menjalani hidup dengan pemikiran seperti ini.”
Artinya, dibutuhkan waktu 20 tahun hingga hal itu dapat dilakukan sepenuhnya. Artinya, cara berpikir yang saya tetapkan saat berusia 40 tahun telah matang sepenuhnya.
Sebenarnya, proyek ini mungkin akan selesai secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan.
Kalau dipikir-pikir, sepertinya mengubah lingkungan hidup secara drastis lebih cepat daripada mengubah cara berpikir.
Bukankah sering terdengar cerita di kalangan sesama pelaku usaha bahwa ada karyawan yang direkrut oleh perusahaan lain?
Bisa dibilang, dia pindah ke perusahaan lain untuk memulai hidup baru, bukan?
Perusahaan yang kalah tentu saja akan ada yang mengeluh (sebagian orang). (Terutama mereka yang memang punya perasaan seperti itu, hehe)
Namun, jika dilihat dari sudut pandang orang yang ingin berhenti, tidak ada hal yang lebih merepotkan daripada dicegah untuk keluar dari tempat kerja saat ini dan pindah ke perusahaan lain, bukan?
Anda tentu tidak ingin keputusan dalam hidup Anda dipengaruhi oleh orang lain, bukan?
Kalau aku berada dalam posisi seperti itu, aku juga pasti nggak suka. Malah jadi makin nggak suka, haha.
Dengan berhenti sejenak dan bekerja di lingkungan yang berbeda,Membangun Kembali HidupMungkin saja dia sedang bermaksud melakukannya.
Kalau dipikir-pikir, rasanya sulit banget buat berhenti, ya w

Saya bekerja untuk membuat diri saya bahagiaJika demikian,
Saat ingin memulai hidup baru, sepertinya yang terbaik adalah pindah perusahaanSepertinya begitu.
Lingkungan yang lebih sesuai dengan pemikiran saya, tempat saya bisa melakukan pekerjaan yang ideal, yang lebih menantang daripada sekarang, dan yang memungkinkan saya untuk berkembang lebih jauh,
Alasannya mungkin beragam, tetapi berada di lingkungan yang lebih menantang daripada saat ini tentu akan membawa pertumbuhan dan kepuasan yang lebih tinggi.
Jadi, aku jugaSaat memilih, saya cenderung selektifSaya selalu memilih untuk...
Jika kita memilih jalan yang mudah, kita akan menjadi bejat.
Saya berharap bahwa dengan selalu menempatkan diri dalam lingkungan yang menantang, hal itu pada akhirnya akan membantu saya membangun kembali diri saya sendiri.
Kalau boleh dibilang, ini lebih seperti membayangkan proses perluasan dan renovasi daripada membangun kembali hidup dari awal, hehe.
Sampai jumpa lagi.
Ah,
Bagi Anda yang ingin membangun kembali hidup Anda, silakan kunjungi Enta! Maukah Anda bersama-sama merenovasi dan mengembangkan hidup Anda?
(Tapi, bagi yang suka kabur atau bahkan nggak bisa ngurus diri sendiri, jangan datang ya w)



